Obama: Amerika Gagal Kalahkan Taliban di Afghanistan

WASHINGTON, DC - JUNE 19: U.S. President Barack Obama speaks about Iraq in the Brady Briefing room of the White House on June 19, 2014 in Washington, DC. Obama spoke about the deteriorating situation as Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) militants move toward Baghdad after taking control over northern Iraqi cities. (Photo by Chip Somodevilla/Getty Images)

Obama: Amerika Gagal Kalahkan Taliban di Afghanistan

Presiden Amerika, Barack Obama, mengakui bahwa Amerika Serikat tidak bisa mengalahkan kelompok Taliban di Afghanistan. Obama hanya bisa membantu mengakhiri situasi ketidakstabilan negara dengan mendukung pemerintah di Kabul.

Meskipun Amerika telah berupaya dengan sekuat tenaga untuk mengenyahkan Taliban dari Afghanistan, namun fakta di lapangan Taliban sullit tergusur. Obama mengatakan hal itu pada pidato terakhirnya sebagai komandan tertinggi angkatan perang AS di Markas Angkatan MAcDill di Forida pada Rabu (7/12). Obama menegaskan bahwa Afghanistan belum sepenuhnya aman dan stabil.

“Saya tidak ingin membual dan memberi gambaran yang baik pada Anda. Situasi di Afghanistan masih sulit. Perang telah menjadi bagian dari kehidupan di Afghanistan selama lebih dari 30 tahun. AS tidak bisa menghilangkan Taliban atau peperangan di negara itu,” Obama mengatakan kepada tentara AS di markas Angkatan Udara MacDill Florida.

“Apa yang bisa kita lakukan adalah membuat al-Qaeda tidak aman (di Afghanistan). Kita akan mendukung rezim Afghanistan yang menginginkan masa depan. Itulah sebabnya mengapa kita tidak hanya melakukan operasi militer namun juga mendukung pemerintahan di Kabul,” lanjut Obama.

(baca juga: Taliban Tegaskan Tolak Berdamai dengan Amerika Serikat)

Pasca serangan ke Gedung World Trade Center di New York pada 11 September 2011, AS menganggap Taliban bertanggung jawab atas peristiwa itu dan kemudian menggempur Afghanistan dengan alasan memerangi terorisme dan Taliban serta menciptakan keamanan dan stabilitas.

Militer AS telah dikerahkan ke Afghanistan sejak masa itu. Saat ini 10 ribu tentara Amerika disebarkan di Afghanistan, namun kekacauan tetap menghantui negara itu.

Jumlah korban tewas perang Afghanistan sejak invasi AS mencapai 150 ribu orang, di mana hampir 2.500 dari mereka adalah tentara Amerika. Sekarang lebih dari satu setengah dekade dari pendudukan Afghanistan oleh AS, ribuan warga Afghan tewas, terluka, dan mengungsi.

 

sumber: sputniknews.com; nation.com.pk; eurasiadiary.com

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *