Buletin An-Nafir: Trump, Nasib Anda Akan Sama Seperti Presiden Sebelumnya!

Divisi media Al-Qaidah Pusat,  As-Sahab Media merilis kembali buletin An-Nafir yang menyatakan bahwa presiden Amerika terpilih, Donald Trump, akan mengalami nasib yang sama seperti presiden-presiden sebelumnya. Selain juga menegaskan bahwa ancaman Amerika tidak hanya ditujukan kepada jihadi, namun juga kepada umat Islam yang awam, seperti para orang tua renta, wanita, dan anak-anak.

Buletin yang dirilis awal Februari itu menyebut bahwa hanya berselang beberapa hari setelah ancaman Trump dalam pidato pelantikannya kepada apa yang disebutnya ‘terorisme Islam’, maka rakyat Yaman di distrik Qifah langsung menjadi korban pembantaian Amerika.

Kejadian tersebut menjelaskan kepada umat Islam secara gamblang bahwa ancaman itu tidak hanya ditujukan kepada jihadi, namun juga kepada umat Islam yang awam; baik orang tua renta, wanita, serta anak-anak. Bahkan Amerika sengaja melakukan pembantaian itu untuk membunuh sejumlah wanita dan anak-anak. Malah janin yang masih berada dalam rahim ibunya juga tidak selamat dari kebuasaan Amerika.

Buletin yang dirilis secara online tersebut juga mengirimkan pesan terbukanya kepada Trump. Di sana tertulis, “Kami katakan kepada presiden Trump, ‘Beberapa pemimpin negara Anda telah silih berganti dalam beberapa tahun. Mereka semua benjanji pada rakyat untuk memerangi jihadi dan menumpas mereka hingga ke akar-akarnya.“

“Akan tetapi, mereka semua harus meninggalkan Gedung Putih sebelum menunaikan janji mereka, meski masa kepemimpinan beberapa di antara mereka diperpanjang (untuk periode kedua). Tak diragukan lagi bahwa nasib Anda juga akan seperti itu. Bara jihad telah menyala di mana-mana dan telah sampai di bumi belahan timur dan barat.” lanjut buletin tersebut. Ini karena Allah akan tetap menyempurnakan cahaya-Nya, meskipun orang-orang kafir membencinya.

Buletin An-Nafir adalah buletin non-reguler yang dirilis As-Sahab Media secara online. Umumnya untuk menanggapi suatu peristiwa yang dianggap mendesak. Edisi pertamanya berupa pembaruan baiat Al-Qaidah Pusat kepada Mulla Muhammad Umar sebagai respon atas deklarasi Daulah Khialfah Islam (Islamic State, IS) oleh Abu Muhammad Al-Adnani pada 2014.

Sumber: https://azelin.files.wordpress.com/2017/02/al-qacc84_idah-e2809cal-naficc84r-722.pdf