Taliban Sangkal Tuduhan Pemerintah Soal Pemboman Kabul

Taliban telah mengeluarkan pernyataan kedua yang menyangkal adanya peran apa pun dalam pemboman Kabul yang mematikan pada 31 Mei lalu. Tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut. Tapi Taliban dengan cepat membela Jaringan Haqqani setelah pemerintah Afghanistan menuduh bahwa merekalah yang bertanggung jawab. Dengan melakukan hal tersebut, Taliban kembali mengafirmasi bahwa Jaringan Haqqani merupakan bagian integral dari mereka; bukan faksi independen.

Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan telah menyalahkan Jaringan Haqqani dan badan intelijen militer Pakistan, yang telah lama mendukung Taliban, pada pemboman besar-besaran di dekat wilayah diplomatik Kabul tersebut.

“Teroris ini sekali lagi membuktikan bahwa mereka tidak mewakili agama apapun dan mereka hanya melakukan serangan pengecut seperti itu untuk menyenangkan tuan Pakistan mereka yang menentang prinsip-prinsip Islam dan hak asasi manusia,” kata Direktorat Keamanan dalam sebuah pernyataan sebagaimana yang dimuat Sky News.

Pada 1 Juni, Taliban menanggapi peristiwa tersebut melalui sebuah pernyataan yang dikeluarkan di situs Voice of Jihad, yang secara langsung menanggapi klaim yang dibuat oleh Direktorat Keamanan. (Taliban sebelumnya telah menyangkal keterlibatan mereka beberapa jam setelah serangan tersebut. Penyangkalan tersebut, menurut Long War Journal, karena Taliban telah merasakan bagaimana rasanya jika memiliki keterkaitan dengan serangan yang menargetkan warga sipil).

“Setelah Imarah Islam (Afghanistan) membantah semua keterlibatannya setelah ledakan kemarin di Kabul dan mengecam insiden tersebut, agen mata-mata Kabul—untuk menyembunyikan kegagalan dan plot tuannya serta membingungkan pemikiran publik—dengan cepat menuduh bahwa insiden tersebut adalah perbuatan Imarah Islam khususnya Mujahidin kelompok Haqqani,” bunyi pernyataan 1 Juni tersebut.

“Kami sekali lagi menolak semua tuduhan tentang keterlibatan mujahidin Imarah Islam dalam insiden di Kabul,” lanjut pernyataan itu.

“Tidak satu pun dari mujahidin kami, termasuk dari Kelompok Haqqani  yang memiliki peran dalam insiden itu dan juga menegaskan bahwa pembunuhan warga sipil tidak menguntungkan sedikitpin bagi Imarah Islam,” tegas pernyataan tersebut kembali.

“Haqqani” merujuk kepada Jalaluddin Haqqani atau anaknya, Sirajuddin Haqqani, yang merupakan pemimpin operasional Jaringan Haqqani. Sirajuddin juga menjabat sebagai salah satu dari dua wakil amir Taliban.

 

Baca halaman selanjutnya: Jaringan Haqqani Merupakan Bagian Integral dari Taliban