Jenderal Amerika Desak Kirim 20.000 Pasukan ke Afghanistan

Pentagon merevisi laporannya yang mengatakan akan mengirim  4.000 pasukan darat ke Afganistan. AS berjanji akan mengirim lebih banyak pasukan darat ke Afghanistan segera, namun jumlah pastinya belum ditentukan.

Pentagon mengatakan bahwa keputusan akhir mengenai jumlah pastikan belum bulat. Hal itu menyiratkan bahwa Amerika akan mengirim pasukan dengan jumlah yang lebih besar lagi.

Jack Keane menyarankan agar AS mengirim 20.000 tentara lagi jika mereka ingin memenangkan perang. Dia yakin bahwa pengiriman 4.000 pasukan yang direncanakan semula sama sekali tidak mengubah jalannya pertempuran di Afghanistan. 

(Baca juga: Adu Strategi Perang, Amerika vs Taliban, di Kunar)

Menteri Pertahanan James Mattis mengakui dalam kesaksian Senat minggu ini bahwa AS “tidak menang” di Afghanistan. Sejak saat itu Presiden Trump memberinya wewenang sepihak untuk menentukan tingkat dan strategi pasukan. Mattis dinilai akan memilih opsi usulan ekskalasi peperangan yang lebih besar. Itu artinya Mattis akan mengirim pasukan AS dengan jumlah yang lebih besar.

Tidak jelas kabar jumlah 4.000 sampai 5.000 pasukan yang diceritakan oleh pejabat Pentagon kemarin. Keane, mantan pejabat Pentagon, secara eksplisit menyalahkan Presiden Obama karena telah memindahkan 100.000 tentara AS yang bercokol di Afghanistan dan hanya menyisakan sekitar 8.000 tentara. Ia bersikeras bahwa “kita harus mengembalikannya jika ingin mereka efektif dalam pertempuran.”

(Baca juga: Mengapa Amerika Kalah Perang di Iraq dan Afghanistan?)

Saat ini Amerika masih menyisakan sekira 8.500 tentara di Afghanistan dengan pergerakan terbatas. Namun bila melihat perjalanan 16 tahun peperangan yang telah berlangsung keputusan untuk melipatgandakan  jumlah tentara AS di negara tersebut dapat terbukti sangat kontroversial. AS nampaknya lebih jauh dari sebelumnya yang menyerupai kemenangan.

sumber: www.antiwar.com