Statemen Resmi HAMAS Terkait Keputusan Sepihak Amerika Soal Yerusalem

Pasca deklarasi sepihak Trump soal perpindahan ibukota Israel ke Yerusalem, Hamas bereaksi keras. Hamas menentang dengan keras keputusan tersebut dan menyatakan bahwa keputusan tersebut bertentangan dengan hukum dan resolusi Internasional. Hamas juga menyeru kepada seluruh umat Islam untuk bersatu melawan keputusan tersebut.

Hamas juga menyerukan kapada penduduk Palestina untuk melanjutkan perlawanan Intifadhah kepada Israel hingga seluruh hak-hak warga Palestina terpenuhi.

Berikut pernyatan resmi HAMAS:

Pengumuman presiden Amerika mengenai keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota “Israel” akan memiliki dampak yang sangat parah di Palestina, dunia Arab dan arena Islam.

Ini adalah keputusan yang tidak sah dan tidak disarankan, yang bertentangan dengan hukum dan resolusi internasional, dan melanggar kesucian kota suci Yerusalem.

Hal ini ditolak dan akan ditolak oleh semua orang Palestina, Arab, Muslim dan masyarakat luas di dunia.

Yerusalem (Baitul Maqdis) adalah kota suci bagi Muslim, Kristen dan Yahudi yang sah. Ini adalah ibukota bersatu Palestina. Itu akan selalu menjadi kota Palestina.

Kami, di Hamas, menyerukan kepada umat Arab dan Muslim dan orang-orang bebas di dunia untuk berdiri teguh dan bersatu melawan keputusan yang berbahaya ini. Mendukung Palestina dalam perjuangan terus-menerus untuk membebaskan tanah air mereka dan membangun negara merdeka mereka dengan Yerusalem sebagai modal.

Langkah Amerika ini berfungsi sebagai pengingat yang terang-terangan dan alarm yang nyaring ke semua negara dan pemimpin Arab dan Muslim bahwa musuh sejati dan satu-satunya adalah Pendudukan Zionis yang tidak sah. Semua usaha dan sarana mereka harus diarahkan untuk mencabut pendudukan ini, membebaskan Palestina dan mengembalikan pengungsi Palestina ke tanah air mereka.

Dr. Maher Salah
Kepala Diaspora Hamas
7-12-2017

 

Selain itu Hamas juga menyatakan secara kelembagaan umum tentang perpindahan sepihak ibukota Israel tersebut.

Kepada orang-orang besar Palestina kita yang telah berdiri untuk menghadapi tirani dan agresi. Kepada orang-orang kita yang telah mencatat sejarah hari ini untuk membela Yerusalem dan Al Aqsa. Suara Anda telah terdengar hari ini. Pemberontakan Anda telah memberi tahu dunia bahwa Yerusalem adalah ibukota abadi Palestina. Kami memberi hormat pada roh-roh pemberani yang melaluinya Anda telah mengajarkan seluruh pelajaran dunia tentang keberanian, dan mengirim sebuah pesan bahwa orang-orang kami bersedia mengorbankan jiwa mereka yang berharga demi Yerusalem.

Pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang kita di setiap kota dan kota Palestina akan memicu kemarahan yang mengamuk sekali lagi dan memicu masa yang akan datang.

Mengingat apa yang terjadi hari ini dalam wabah Intifadah ini, kami mengonfirmasi hal berikut:

1. Kami menyerukan kepada semua rakyat Palestina di semua faksi untuk melanjutkan Intifadah suci ini sampai semua tuntutan adil kami terpenuhi.

2. Kekuatan kita terletak pada kesatuan kita, terutama di lapangan. Jadi, kami mendesak semua orang untuk berdiri di belakang perlawanan.

3. Kami memanggil semua orang besar kami untuk terlibat permusuhan dengan tentara pendudukan Israel dan pemukim di mana-mana.

4. Kami mengonfirmasi bahwa Intifadah suci ini telah menghidupkan kembali dan tidak ada yang dapat menghentikannya sampai semua hak masyarakat kita kembali.

Kami menyerukan kepada umat Arab dan Umat Islam dan orang-orang bebas di dunia untuk mendukung rakyat kami dan untuk mengungkapkan wajah buruk pendudukan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat.

Gerakan Perlawanan Islam Hamas
8 Desember 2017

sumber: hamas.ps,  hamas.ps/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *