Potret Yerusalem Era 1600-an di Bawah Pangkuan Turki Utsmani

Buku yang berjudul An Ottoman Century: The District of Jerusalem in the 1600s secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai “Abad Ottoman: Distrik Yerusalem pada tahun 1600-an”. Buku yang menjadi bagian dari SUNY series in Medieval Middle East History ini ditulis Dror Ze’evi dan diterbitkan oleh  State University of New York Press, New York Amerika Serikat pada bulan Agustus 1996.

Buku dengan ketebalan sebanyak 258 halaman ini mempunyai ISBN 0791429156 untuk versi cetak dan ISBN: 978-0791429167 untuk versi e-book. Isi buku ini disusun menjadi 7 bab utama, diluar bagian Pendahuluan dan bagian Kesimpulan. Buku ini dilengkapi dengan Daftar Catatan Kaki, Daftar Pustaka dan Daftar Indeks.

Dror Ze’evi, penulis buku ini adalah dosen senior di Jurusan Studi Timur Tengah di Ben Gurion University of the Negev, Israel.

Berdasarkan penelitian tingkat mikro di Distrik Yerusalem, buku ini membahas beberapa pertanyaan paling penting mengenai kekaisaran Ottoman pada masa krisis dan mengalami disorientasi.  Saat itu Ottoman sedang mengalami penurunan dan desentralisasi, bangkitnya elite yang terkenal, adanya hubungan pastoral perkotaan-pedesaan, dan hubungan agraria dan perambahan ekonomi Eropa.

Pada saat yang sama, buku ini melukiskan gambaran kehidupan yang nyata di salah satu provinsi Ottoman, Yerusalem. Dengan mengintegrasikan catatan pengadilan, petisi, kronik dan bahkan puisi lokal, buku ini menciptakan kembali sejarah yang, meski telah lama berlalu, namun meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di kota Yerusalem dan sekitarnya.

(Baca juga: Dunia Arab di Naungan Kekhalifahan Turki Utsmani)

Ini adalah buku yang luar biasa, sangat menarik, dan mempesona. Penulis secara efektif menyusun teori dengan bukti dari Distrik Yerusalem menjadi narasi-narasi yang halus, meyakinkan, dan sangat mudah dibaca.

Perdebatan mengenai sifat kota Islam itu bersifat inovatif dan membawa data dari Yerusalem untuk memunculkan gambaran umum, yang mendukung interpretasi “jalan-tengah” antara pandangan tradisionalis dan pandangan Islam universal.

Pembahasan yang diberikan oleh Ze’evi mengenai munculnya elite kekuasaan Palestina-Ottoman (dia lebih menyukai menyebutnya sebagai elite pemerintahan militer) mencerahkan sehubungan dengan proses yang terjadi selama abad ke-17 dan ke-18 di provinsi Arab Kekaisaran Ottoman itu. Pengkajian tentang ekologi padang pasir yang muncul di Palestina abad ke-17, dan diskusi tentang transformasi sistem timar sangat berwawasan dan asli.

Sumbangan lain dari buku ini adalah pendapat penulis tentang posisi ekonomi yang sangat berguna untuk perdebatan mengenai peremajaan Kekaisaran Ottoman pada periode sebelum abad kesembilan belas.

Buku Ze’evi ini merupakan sumbangan penting yang sangat mudah dibaca, tidak hanya mengenai sejarah Palestina-Ottoman, namun juga untuk memahami Kekaisaran Ottoman secara keseluruhan.

 

 

Baca halaman selanjutnya: Ulasan Buku Ini