Menguak Rahasia Strategi Taliban Mengatur Gerakannya

Penilaian terhadap buku ini

Berikut adalah beberapa penilaian terhadap buku ini yang dimuat dalam website penerbitnya.

“Saya jarang belajar banyak dengan membaca buku. Namun buku ini, yang didasarkan pada pemahaman menyeluruh tentang hukum kemanusian internasional (IHL), hukum Islam, budaya dan sejarah Afghanistan, dan wawancara di lapangan, merupakan bacaan yang penting.

Buku ini penting bagi siapa saja yang ingin mengetahui Taliban Afghanistan dan bagaimana IHL penting bahkan untuk kelompok bersenjata semacam itu yang sangat dipengaruhi oleh tradisi kesukuan dan pemahamannya sendiri tentang hukum Islam.

Penulis buku ini menunjukkan dengan meyakinkan bagaimana kode etik Layeha yang dikeluarkan oleh Taliban dalam upaya perjuangan mereka melampaui retorika dan prinsip-prinsip umum. Penulis menunjukkan dalam banyak hal Layeha gagal dalam mengakomodasi ekspektasi eksternal tentang legitimasi masyarakat internasional berdasarkan IHL terhadap persyaratan legitimasi oleh konstituen internal mereka sendiri yang didasarkan pada retorika jihad lama untuk menyerang orang-orang yang tidak beriman.

Entah akibat dilema asli atau strategi belaka, pendekatan ganda yang dikonseptualisasikan sebagai model “cermin satu arah”, implikasi kebijakannya yang mengikuti pendekatan realis, institusionalis, dan konstruktivisme, harus diperhitungkan saat mencoba memahami dan berurusan dengan Taliban dan dalam banyak hal dengan kelompok bersenjata lainnya.

Buku ini menawarkan perspektif sedikit lebih manusiawi dalam situasi yang mana semua perang sangat tidak manusiawi.”  -Marco Sassòli, Universitas Jenewa, Swiss.

“Penelitian ini memberikan kontribusi asli kepada bidang kajian terkait. Berbagai penulis telah membahas banyak aspek Layeha, namun belum ada yang membahasnya secara rinci dan banyak celah dibiarkan terbuka. Penulis mengisi semua celah di Layeha dengan menggunakan banyak dokumen lain yang dikeluarkan oleh pimpinan Taliban. Selain itu, wawancara dengan anggota sekarang dan bekas anggota Taliban membuat karya ini sangat baik.” Muhammad Munir, Universitas Islam Internasional, Pakistan.

“Kita perlu menganggap serius Taliban, tidak menolak apa yang mereka katakan atau mengambil semuanya secara naif, adalah pilihan yang tepat. Yoshinobu Nagamine menghindari keduanya dan membantu kita untuk lebih memahami Taliban.” Olivier Bangerter, penulis buku Internal Control: Codes of Conduct within Insurgents Armed Groups.

“Karya ini menunjukkan bahwa analisis yang cermat dan rasa penasaran yang seimbang tanpa prasangka yang menghakimi dapat memberikan pemahaman tentang salah satu konteks yang paling kompleks dan mempesona di dunia ini. Buku ini harus dibaca oleh para aktor kemanusiaan, maupun yang lainnya.” Eric Ouannes, mantan Direktur Eksekutif MSF Jepang.

 

Sumber: https://www.palgrave.com

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *