Hampir 1.000 Serangan Anti-Muslim Terjadi di Jerman pada 2017

Pemerintah Jerman mencatat setidaknya terjadi 950 kali serangan terhadap umat Islam dan institusi mereka, termasuk 60 kali serangan terhadap masjid, pada 2017, seperti yang dilaporkan oleh surat kabar Neuen Osnabrücker Zeitung pada hari Sabtu, dengan mengutip data yang diberikan kepada anggota parlemen oleh Kementerian Dalam Negeri.

Kementerian tersebut mengatakan 33 orang terluka dalam serangan tersebut, beberapa di antaranya menggunakan darah babi, menurut surat kabar tersebut.

(Baca juga:  Senator Anti-Islam Australia Serukan Larangan Burqa di Ruang Publik)

Tidak ada data yang tersedia untuk digunakan sebagai perbandingan karena kementerian tersebut mulai mengumpulkan data secara terpisah tentang serangan anti-Islam  pada tahun 2017. Hampir semua yang bertanggung jawab atas serangan tersebut adalah aktivis gerakan ekstrimis kulit putih, menurut data tersebut.

Aiman ​​Mazyek, seorang pimpinan komunitas muslim yang tergabung dalam organisasi Central Council of Muslims, mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa jumlah serangan terhadap orang-orang Muslim dan fasilitas ibadah kemungkinan jauh lebih tinggi daripada angka tersebut, mengingat pihak pemerintah dan aparat yang berwenang belum memantau insiden anti-islam secara khusus dan korban seringkali gagal membuat laporan polisi.

(Baca juga: Pembantaian Ghouta: 674 Warga Terbunuh dalam 14 Hari Serangan)

Jerman telah membuka pintu untuk menampung lebih dari 1 juta pengungsi sejak tahun 2015.

Partai sayap kanan Alternative for Germany (AfD) mendapatkan hampir 13 persen suara dalam pemilihan bulan September 2017 dan memasuki parlemen, meningkatkan kekhawatiran akan kemungkinan menyebarnya Islamofobia dan sentimen anti-imigran di tengah-tengah masyarakat Jerman.

Partai AfD telah mengalahkan partai Social Democrat (SPD), yang berhaluan kiri-tengah,  untuk pertama kalinya dalam jajak pendapat nasional untuk menjadi partai terkuat kedua, seperti hasil sebuah survei yang ditunjukkan koran harian Bild pada bulan lalu.

 

sumber:  middleeasteye

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *