Republik Turki: Perpindahan dari Khilafah ke Negara Sekuler

 

Ditunjuk sebagai presiden Republik Turki yang baru diproklamasikan pada tahun 1923, Mustafa Kemal memulai proses Westernisasi yang meliputi promosi identitas nasional Turki sekuler dan adopsi alfabet Latin untuk bahasa Turki modern. Bagaimana rezim baru mampu membungkam para pengkritiknya dan mengkonsolidasikan visinya?

Buku dengan analisis mendalam ini melihat pada perebutan kekuasaan pada tahun 1920–1926, masa ketika Khilafah Ottoman digantikan oleh rezim nasionalis Turki yang sekuler dan modernis.

Mencakup periode singkat tetapi penting dalam sejarah Ottoman/Turki, From Caliphate To Secular State berfokus pada tiga manuver politik dan judisial utama untuk menunjukkan bagaimana oposisi terhadap dan dalam rezim Turki yang muncul selama tahun-tahun paling penting tersebut. Buku ini juga menyorot bagaimana perebutan kekuasaan di Republik Turki Awal yang dihasilkan berkontribusi pada bentuk negara yang baru muncul itu.

(Baca juga: Etno-Nasional: Memecah Turki Utsmani dan Melahirkan Negara Bangsa)

Analisis dimulai pada tahun 1918 ketika Khilafah Ottoman, setelah kalah pada Perang Dunia I, menunggu nasibnya ditentukan oleh Blok Sekutu. Buku ini mengkaji maksud dan visi asli Mustafa Kemal (yang kemudian dikenal sebagai Mustafa Kemal Atatürk), serta efek dari pemberontakan Kurdi pada tahun 1925, yang membantu rezim baru membungkam para pengkritiknya.

Buku ini mengkaji perebutan kekuasaan yang sedang berlangsung dan konsekuensinya sampai tahun 1927. Setelah itu rezim baru ini membatalkan setiap dan semua oposisinya, sehingga memungkinkan Republik Turki yang baru muncul ini sebagai negara Barat yang sekuler dan modern.

Buku ini merupakan sebuah bibliografi sumber arsip yang berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Kekaisaran Ottoman, dan Turki, serta sumber primer dan sekunder lainnya dalam bahasa Turki, Inggris, dan Ottoman. Buku ini memeriksa periode penting dalam sejarah Turki yang selalu dianggap sakral untuk analisis kritis. Ia menggambarkan lanskap politik Republik Turki awal dalam konteks perebutan kekuasaan.

Judul lengkap buku ini, FROM CALIPHATE TO SECULAR STATE: Power Struggle in the Early Turkish Republic secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai “DARI KHILAFAH MENJADI NEGARA SEKULER: Perebutan Kekuasaan di Republik Turki Awal”. Buku yang ditulis oleh Hakan Ozoglu Ph.D. ini diterbitkan oleh   Praeger,  California, Amerika Serikat pada Juni 2011.

Buku dengan ketebalan sebanyak 218 halaman ini mempunyai ISBN  978–0–313–37956–7 untuk versi cetak sampul tebal. Isi buku ini disusun menjadi 5 bab termasuk Bab Pendahuluan dan Bab Kesimpulan. Buku ini juga dilengkapi dengan Daftar Catatan Kaki, Daftar Pustaka, dan Daftar Indeks.

(Baca juga:  Muslim Nusantara Inisiasi Khalifah Turki Utsmani Deklarasikan Jihad Melawan Penjajah Eropa)

Hakan Özoglu adalah profesor sejarah di University of Central Florida, Orlando, FL. Karya-karyanya yang diterbitkan diantaranya adalah Kurdish Notables dan Ottoman State: Evolving Identities, Competing Loyalties, and Shifting Boundaries.

 

Komentar terhadap buku ini

“Dr.Ozoglu telah menulis laporan yang sangat menarik tentang peralihan ke otokrasi partai tunggal di Turki pada awal 20-an. Karena penggambaran sejarah periode itu di masa lalu sarat dengan penilaian yang tidak kritis, pendekatannya yang teliti akan sangat dihargai.”

Mete Tunçay, Profesor, Universitas Bilgi, Istanbul, Turki

“Berkat pembacaannya yang teliti terhadap dokumen asli, kesaksian dan memoar, Prof Hakan Özoglu memberikan cahaya baru dan kritis pada tahun-tahun formatif Republik Kemalis di Turki. Volume yang brilian ini menunjukkan bahwa perebutan kekuasaan antara rezim Kemalis yang masih rapuh dan kelompok oposisi yang mencapai puncaknya pada tahun 1926, bergandengan tangan dengan proses pembangunan kekuatan yang nyata. Tidak ada keraguan bahwa kontribusi yang sangat penting untuk mempelajari Turki modern ini juga akan menarik banyak sarjana yang bekerja pada bidang kajian dinamika rezim-rezim otoriter sepanjang abad ke-20.”

Hamit Bozarslan, Profesor, Ecole des Hautes Etudes en Sciences Sociales

 

Baca halaman selanjutnya: Ulasan Isi Buku Ini

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *