Serangan Jet Tempur Amerika Sering Menyasar Sipil Suriah

Pasukan gabungan AS dan Kurdi melakukan serangan terhadap posisi ISIS di Timur Laut Suriah, pesawat-pesawat tempur AS melakukan serangan udara terhadap kota Khoeberah, di provinsi Hasakeh. Serangan pesawat tempur Amerika tersebut menyasar sipil dan menewaskan setidaknya 18 warga.

Pemerintah Suriah telah mengonfirmasi hal itu meski rincian korban akibat serangan belum bisa dilaporkan secara ddetail. Mayoritas warga sipil yang terbunuh oleh jet tempur Amerika adalah pengungsi Irak yang telah melarikan diri ke Suriah selama pertempuran di Irak barat.

(Baca juga:  Serangan Amerika ke Suriah: Ilegal Tapi Dilegitimasi)

Serangan yang menewaskan warga sipil oleh pasukan koalisi bukanlah hal yang baru. Ini adalah kejadian umum di sisi perbatasan Irak-Suriah. Amerika berdalih wilayah tersebut merupakan wilayah yang dikendalikan ISIS untuk melintasi perbatasan Irak-Suriah.

Baik ISIS ataupun pasukan koalisi serangan masing-masing pihak membuat warga sipil berhamburan mencari tempat di manapun yang dirasa jauh lebih aman daripada posisi mereka sebelumnya berada.

Serangan udara AS seringkali gegabah dan membabi buta pada wilayah-wilayah yang diduga dikuasai pasukan ISIS. Serangan seperti itu cenderung menyebabkan jatuhnya korban sipil yang besar.

(Baca juga: PBB: Serangan Rusia dan Amerika Sebabkan Kematian Massal Sipil di Suriah)

Pasukan Amerika belum mengomentari atas insiden terbaru ini dan Pentagon jarang mengakui jumlah total serangan udara yang sering salah sasaran tersebut.

 

Sumber:  antiwar