Israel Akan Bangun 1.064 Unit Pemukiman di Yerusalem Timur

Komite Tinggi Perencanaan Administrasi Sipil Israel pada hari Selasa mempresentasikan enam rencana arsitektur untuk membangun lebih dari 1.000 unit pemukiman baru di Yerusalem Timur yang diduduki Israel.

Menurut situs berita berbahasa Ibrani, Ma’an, pembangunan unit perumahan pemukiman baru dimaksudkan untuk perluasan pemukiman ilegal Israel di Pisgat Zeev, di distrik Yerusalem.

Ma’an lebih lanjut melaporkan bahwa proyek tersebut termasuk pembangunan 1.064 unit rumah baru yang akan mengarah pada perluasan pemukiman ilegal Pisgat Zeev, dekat lingkungan Beit Hanina, dari sisi barat, dan lingkungan Hizma, dari Timur.

Media Israel menambahkan bahwa proyek itu adalah yang terbesar yang telah diluncurkan selama dua tahun terakhir, di wilayah pendudukan Yerusalem.

Sejak Presiden AS Donald Trump menjabat, hampir satu setengah tahun yang lalu, Israel telah mengajukan dan menyetujui lebih dari 14.454 unit pemukiman di Tepi Barat.

Dokumen asli rencana pembangunan permukiman tersebut diajukan ke Komite Tinggi Perencanaan Administrasi Sipil Israel pada Juli 2017, sebagai bagian dari kampanye besar untuk memulai pembangunan sekitar 2.000 unit pemukiman di Yerusalem.

Sejak pendudukan Tepi Barat pada tahun 1967, antara 500.000 dan 600.000 orang Israel telah pindah ke permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki, yang melanggar hukum internasional.

Diperkirakan 196 kompleks pemukiman Israel yang diakui pemerintah Israel, yang tersebar di seluruh wilayah Palestina, semuanya dianggap ilegal menurut hukum internasional.

 

Sumber:  imemc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *