Israel: Kami Tidak Akan Mengizinkan Gaza Dibangun Kembali

Presiden Israel Reuven Rivlin berjanji, pada hari Rabu (4/7), bahwa Jalur Gaza tidak akan dibangun kembali selama Hamas memerintah daerah yang dikepung tersebut.

“Israel tetap menjadi satu-satunya aktor di kawasan ini yang menyampaikan kebutuhan pokok bagi kesejahteraan penduduk Gaza,” Times of Israel melaporkan Rivlin mengatakan hal itu pada upacara untuk menghormati tentara Israel yang tewas selama serangan Israel tahun 2014 di Jalur Gaza.

(Baca juga:  Mengapa Zionis Israel Memilih Palestina?)

Dia juga mengatakan, menurut Days of Palestine: “Selama Hamas memerintah Gaza dengan mata hanya untuk menghancurkan negara Israel dan menyerang warganya, dan terus menahan tubuh tentara kami, Gaza tidak akan direhabilitasi.”

Pada hari Selasa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam Hamas akan membayar “harga yang tak tertahankan” jika tidak memilih untuk menerima gencatan senjata dengan Israel.

(BAca juga:  Sejarah Yahudisasi Palestina dan Perlawanan Daulah Utsmaniyah)

Hamas dipilih dalam pemilihan umum secara bebas di Palestina terakhir yang diadakan pada tahun 2006. Israel sejak itu telah memberlakukan blokade yang ketat di Jalur Gaza yang membatasi masuknya obat-obatan, persediaan konstruksi dan makanan.

 

Sumber:   imemc