Arab Saudi Jadi Tuan Rumah Konferensi Stabilitas Afghanistan

KTT ulama dihadiri sekitar 200 delegasi yang sebagian besar dari negara-negara Muslim dalam upaya untuk membantu menyelesaikan krisis di Afghanistan.

Konferensi Ulama Internasional tentang Perdamaian dan Keamanan Afghanistan berlangsung pada Selasa pagi (10/7) di Arab Saudi – dihadiri 35 delegasi dari Afghanistan yang dipimpin oleh ketua Majelis Ulama, Mawlawi Qayamuddin Kashaf.

Lebih dari 200 perwakilan dari 57 negara dan 108 anggota Ulama dari 32 negara hadir.

(Baca artikel: Taliban: Sejak Awal Kami Menginginkan Perdamaian Bukan Perang)

Reporter TOLOnews, Shabeer Ahmadi mengatakan bahwa, ketua Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Yousef bin Ahmad Al-Othaimeen mengatakan bahwa, kegiatan yang sedang berlangsung di Afghanistan yang tidak sesuai dengan Islam.

“Operasi militer bukanlah jalan keluar dari perang di Afghanistan,” katanya, seraya menambahkan bahwa “OKI siap bekerja sama dengan Afghanistan untuk mencapai perdamaian.”

(Baca artikel terkait: Saudi Minta Taliban Akui Pemerintah Afghanistan Bentukan AS)

OKI telah meminta negara-negara tetangga Afghanistan untuk membantu Afghanistan mencapai kesepakatan damai.

Pejabat pemerintah Afghanistan pada hari Senin (9/7) menyatakan harapan dan optimisme bahwa upaya perdamaian akan keluar dari konferensi Ulama minggu ini yang dijadwalkan di kota Jeddah dan Mekkah Arab Saudi.

Pemerintah Saudi dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) telah bersama-sama menyelenggarakan acara dua hari yang bertajuk Konferensi Internasional Cendekiawan Muslim tentang Perdamaian dan Stabilitas di Afghanistan.

Konferensi ini bertujuan untuk mendukung upaya untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Afghanistan dan mengutuk terorisme, ekstremisme dan kekerasan dalam segala bentuk dan manifestasi dalam kerangka ajaran Islam.

Sementara itu, OKI mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa delegasi juga akan mengadakan diskusi tentang isu terorisme.

(Baca artikel terkait: Taliban: Saudi, Jangan Berdiri di Barisan Penjajah AS)

Dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh pemerintah Saudi pada hari Minggu, mereka mengatakan: “Konferensi, yang akan dihadiri oleh para pemimpin cendekiawan agama di Afghanistan dan sekelompok pemilih Muslim terpilih dari seluruh dunia, bertujuan untuk membantu upaya untuk mencapai perdamaian. dan stabilitas di Afghanistan dan mengutuk terorisme, ekstremisme dan kekerasan dalam semua bentuk dan manifestasi mereka dalam kerangka ajaran agama Islam yang sejati. ”

Sekretaris Jenderal OKI, Yousef bin Ahmed Al-Othaimeen memuji upaya yang dilakukan oleh pemerintah Saudi untuk mengatur pertemuan puncak para cendekiawan tersebut.

 

 

Sumber:  tolonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *