Shabaab Kembali Serang Basis Militer Amerika-Uni Afrika di Somalia

Hampir dua bulan setelah pasukan Pasukan Khusus AS tewas dalam serangan Shabaab di Somalia Selatan, markas militer yang sama sekali lagi menjadi sasaran oleh cabang al-Qaeda tersebut.

Dua bom truk menyasar dekat pangkalan militer di luar kota Bar-Sanguuni dekat kota pelabuhan Kismayo. Sebuah baku tembak sengit kemudian terjadi setelah ledakan, ketika militan berusaha memasuki pangkalan. Namun, sumber-sumber lokal melaporkan bahwa para serangan berhasil diatasi.

Sumber lain juga mengatakan bahwa bom truk dihentikan sebelum mendekati pangkalan. Melalui Kantor Berita Shahada, Shabaab mengkonfirmasi penggunaan dua bom untuk menyerang markas militer.

(Baca juga:  Satu Tentara Special Forces AS Tewas di Tangan Ash-Shabaab Somalia)

Para pejabat Somalia menyatakan bahwa hampir 100 militan terlibat dalam serangan itu dan sekitar 87 dari mereka tewas dalam penyerangan. Sedangkan pihak Shabaab menyatakan bahwa 30 tentara tewas dalam serangan itu. Sumber yang lebih independen telah menempatkan jumlah korban jiwa di angka 12. Angka ini dilaporkan termasuk empat tentara Somalia dan delapan militan Shabaab.

Markas militer Somali-Kenya-AS di Bar-Sanguuni adalah markas yang sama di mana tentara Pasukan Khusus AS tewas pada awal Juni kemarin. AFRICOM juga mengatakan bahwa “kekuatan besar yang terdiri dari sekitar 800 pasukan dari SNSF dan KDF melakukan operasi di sekitar 350 kilometer barat daya Mogadishu ketika serangan itu terjadi.” Tentara itu adalah tentara AS pertama yang terbunuh di Somalia sejak tahun lalu.

(BAca juga:  Al-Qaeda Afrika Makin Menguat, Ash-Shabab Tingkatkan Serangan)

Shabaab tetap menjadi ancaman bagi pemerintah Somalia meski ada upaya dari Uni Afrika dan Amerika Serikat untuk mengalahkannya selama satu dekade terakhir. Selama beberapa tahun terakhir, kelompok itu telah meluncurkan serangan yang telah membunuh ratusan pasukan Uni Afrika dari Uganda, Burundi, Kenya, dan Ethiopia. Serangan-serangan Shabaab ini telah memaksa pasukan Uni Afrika mundur dari beberapa kota dan kota di Somalia selatan.

 

 

Sumber:  longwarjournal

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *