FBI Ungkap Rencana Terbaru Al-Qaeda: Nikmatilah Detail Kehancuran Amerika

Setelah menempatkan negara AS pada status waspada terhadap apa yang telah digambarkan sebagai “ancaman teroris yang sangat kredibel,” FBI hari ini mengumumkan bahwa mereka telah menemukan sebuah rencana oleh anggota al-Qaeda untuk duduk kembali dan menikmati waktu mereka sendiri sambil menunggu Amerika Serikat runtuh dengan sendirinya.

Beberapa badan intelijen menegaskan bahwa organisasi militan Islamis dan banyak afiliasinya berniat untuk melaksanakan rencana besar dan terkoordinasi untuk “berdiri di pinggir” dan mengawasi penurunan kondisi Amerika yang semakin cepat, dengan aktivitas militan islamis di seluruh dunia dikabarkan memobilisasi anggotanya untuk menganggap enteng, bersantai, dan menikmati tontonan menarik yang saat ini terbentang, tentang kemunduran Amerika.

(Baca juga:  Amerika Mengulang-Ulang Cara Gagal Dalam Perang)

“Kami telah mencegat komunikasi elektronik yang menunjukkan bahwa anggota al-Qaeda secara aktif merencanakan untuk menepi dari jalannya sementara Amerika seperti yang kita tahu secara bertahap runtuh di bawah beban utang dan kerusakan yang ditimbulkan sendiri,” FBI Deputi Direktur Mark F. Giuliano mengatakan kepada awak pers yang berkumpul. “Jika rencana ini sesuai prediksi mereka, maka kita akan meninggalkan sebuah bangsa dengan ekonomi yang sepenuhnya disfungsional, infrastruktur yang ambruk, dan krisis kesehatan bencana yang melanda jutaan orang di seluruh negara. Kami ingin menekankan bahwa bahaya ini sangat nyata. ”

“Dan sayangnya, berdasarkan informasi yang kami miliki dari aset intelijen di lapangan, plot ini sudah berjalan dengan baik,” tambahnya.

Laporan CIA yang baru-baru ini diumumkan menyatakan bahwa semua cabang organisasi al-Qaeda yang terafiliasi – dari Pakistan ke Yaman, dan dari Somalia ke Aljazair – telah diinstruksikan untuk berbalik dan menikmati pertunjukan di saat pemerintah federal Amerika Serikat, jaringan energi, dan sektor industri telah menjadi impoten karena perbedaan pendapat internal, korupsi, dan salah urus.

(Baca juga:  Bagaimana Al-Qaeda Bertahan dari Serangan Drone, Tumbuh, dan Menghadapi IS?)

Menurut pernyataan yang dibuat oleh informan tingkat atas dan dikuatkan oleh para ahli terorisme Barat terkemuka, jika dilihat sampai pada kesimpulannya, plot Al-Qaeda saat ini dapat mendatangkan kerusakan yang jauh lebih besar daripada peristiwa 9/11.

Pada tahun lalu, transfer uang ke sel-sel Al-Qaeda di seluruh dunia dilaporkan telah disertai dengan instruksi untuk menggunakan dana tersebut untuk melengkapi tempat-tempat persembunyian mereka dengan peralatan yang tepat untuk menerima siaran berita kabel Amerika dan melihat situs berita utama AS, yang memungkinkan teroris untuk sepenuhnya menikmati setiap detail dari kehancuran yang akan terjadi dari negara adidaya tersebut.

Selain itu, pejabat FBI mempublikasikan sebuah video internal al-Qaeda hari ini di mana pemimpin organisasi tersebut, Ayman al-Zawahiri, dengan dingin mendesak para pengikutnya untuk “menaruh beban” dan “bersantai” atas nama jihad, dan benar-benar bersyukur dengan kemenangan atas musuh mereka.

“Alhamdulillah, sesegera mungkin, setiap kota di Amerika akan diganggu dengan bencana dan kesulitan,” kata al-Zawahiri dalam video tersebut, yang mencakup beberapa menit cuplikan dari militan muda al-Qaeda bertopeng meneguk minuman, saat mereka membolak-balik majalah dengan isu terbaru, dari Time dan U.S. News And World Report.

“Orang-orang kafir telah membawa rasa sakit dan kehancuran ini ke atas diri mereka sendiri melalui keangkuhan dan ketidakpedulian mereka. Segera, Amerika Serikat akan menyaksikan dengan ngeri ketika jembatannya runtuh, penduduknya yang putus asa menderita karena kekurangan obat-obatan dan mencari pekerjaan, dan kekayaannya yang sangat besar semakin berkurang, menjadi hal yang sia-sia. Para pejuang yang saleh di antara barisan kita sekarang harus bersatu, merasa nyaman, dan melihat dari jauh pada saat bencana terjadi di Barat.”

“Kami bersumpah bahwa kami tidak akan berhenti duduk-duduk dan menertawakannya sampai Amerika hancur menjadi puing-puing,” lanjutnya.

Al-Zawahiri, yang terlihat dalam video sedang bersandar di kursinya, mengangkat kakinya, dan memindah kanal berita CNN, kemudian berteriak “Allahu Akbar!” Ketika sebuah berita ditayangkan tentang tren upah stagnan yang sudah berlangsung selama satu dekade di antara para pekerja Amerika .

FBI juga telah memperingatkan bahwa banyak agen al-Qaeda mungkin telah membentuk sel tidur untuk tujuan menyukseskan kejatuhan bangsa di tanah Amerika. FBI mendesak warga AS untuk berhati-hati di sekitar sekolah, rumah sakit, badan legislatif, penjara, dan lembaga lainnya yang akan segera dihadang oleh teroris, yang mungkin ingin diamati dari dekat oleh mereka.

(Baca juga:  Data tak Terbantahkan, Kebanyakan Tindak Terorisme Bukanlah Karena Islam)

Berbicara dengan nama anonim, salah satu pejabat kontraterorisme tingkat tinggi AS menggambarkan situasi saat ini sebagai kegagalan besar intelijen.

“Tanda-tanda peringatan ada di negara ini sepanjang waktu, tapi sayangnya kami gagal mengindahkan mereka,” kata pejabat itu, yang menyarankan warga Amerika untuk bersiap-siap untuk kehancuran yang meluas. “Jika kita mendengarkan para ahli atau bahkan akal sehat kita sendiri, kita akan menyadari bahwa plot ini secara aktif diatur dalam batas-batas kita sendiri. Tapi kita justru tidak mempedulikan, dan sekarang setiap warga negara kita dan cara hidup kita beresiko terhadap ancaman ini.”

“Sayangnya, al-Qaeda me menginginkan kita hancur di waktu yang tepat,” pejabat itu menambahkan, “dan pada titik ini, saya khawatir sudah terlambat untuk melakukan sesuatu.”

Menanggapi tuduhan tersebut, seorang juru bicara untuk al-Qaeda dilaporkan mengkonfirmasi rencana kelompok teroris dan menyebut rakyat Amerika sebagai tumbal dari penguasa tertinggi mereka.

 

Sumber: theonion

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *