Amerika Hapus Laporan Serangan Udara yang Menewaskan Penduduk Sipil

AS beralasan ‘Tidak Ada Informasi Kredibel’ tentang Kematian sipil

Pada 19 Juli, serangan udara menghantam sejumlah warga sipil di Provinsi Kunduz, Afghanistan menewaskan 14 orang. Pemerintah Afghanistan awalnya disalahkan, meskipun kemudian narasinya direvisi menjadi serangan AS. Anehnya, sekarang pejabat AS mengatakan insiden itu tidak pernah terjadi.

Meskipun sudah biasa bagi Pentagon untuk mengelak laporan kematian warga sipil dalam serangan udara mereka dengan mengklaim bahwa ” tidak ada informasi yang dapat dipercaya ,” ini adalah waktu yang sangat sulit untuk melakukannya, karena para pejabat Pentagon telah mengkonfirmasi serangan ketika itu terjadi.

(Baca juga:   Amerika Menggali Kuburnya Sendiri di Afghanistan)

Pada saat itu, meskipun para pejabat Afghanistan sudah memastikan bahwa semua orang yang tewas adalah warga sipil, Pentagon mengklaim bahwa 14 orang itu semuanya adalah “pejuang Taliban.” Ini sangat menggelikan karena beberapa di antara mereka adalah anak-anak kecil, yang baru berusia tiga tahun.

Angkatan Darat mengklaim telah meninjau kembali temuan pemerintah Afghanistan, juga, laporan yang dibuat oleh warga Afghanistan yang pada saat itu menyimpulkan insiden itu terjadi dan warga sipil tewas. Sama sekali tidak masuk akal bagaimana Pentagon dapat menyangkal insiden itu terjadi.

(Baca juga:  Amerika Menang di Afghanistan Itu Hanya Pencitraan)

Dengan kejadian ini membuat orang meragukan data korban sipil yang secara resmi dikeluarkan oleh pihak AS, atau laporan lembaga yang datanya diambil dari sumber AS.

 

Sumber:   antiwar