Video dari Ghazni Bantah Klaim NATO dan Benarkan Keterangan Taliban

Video Dari Ghazni: Taliban Menguasai Sebagian Besar Kota Ghazni

Pemimpin NATO di Afghanistan, terus mempertahankan klaim bahwa kota Ghazni “tetap di bawah kendali rezim Kabul” dan pasukan Afghanistan sedang melakukan “operasi pembersihan,” namun video yang baru muncul melukiskan gambaran yang sama sekali berbeda (dengan klaim tersebut), para pejuang Taliban dengan jelas berkeliaran di jalanan.

Video berdurasi 1:44 dirilis oleh TOLONews Afghanistan. Video itu “menunjukkan gumpalan-gumpalan asap hitam yang muncul di udara ketika gedung-gedung terbakar sementara para pejuang Taliban berkeliaran di jalan-jalan di kota yang rusak karena perang,” tulis saluran berita Afghan tersebut. Beberapa blok kota dihitamkan dan diratakan. Warga sipil Afghanistan terlihat menjarah apa yang tampak seperti gedung pemerintah ketika kertas-kertas berhamburan ke udara.

(Baca juga:  Sepuluh Kabupaten di Propinsi Ghazni Berhasil Dikuasai Taliban)

Sementara video itu adalah cuplikan dari pertempuran di Ghazni, itu menegaskan keterangan pers lain yang mengutip pejabat pemerintah tingkat rendah di Ghazni dan warga sipil Afghanistan, beberapa yang tetap di kota, dan beberapa yang melarikan diri. Secara keseluruhan, Taliban menguasai sebagian besar wilayah kota dan mengepung gedung-gedung yang dimiliki pemerintah Kabul. Sementara situasi di Ghazni sangat sulit untuk dinilai, jelas kota tidak dalam kendali penuh pemerintah Afghanistan, seperti yang telah diklaim oleh Resolute Support.

Resolute Support terus mempertahankan klaimnya, bahwa Ghazni City berada di bawah kendali pemerintah Afghanistan dan menggunakan jumlah korban sebagai ukuran keberhasilan. Hari senin (13/8), Resolute Support menulis di twiter bahwa “kekuatan udara telah memberikan pukulan berat bagi Taliban, menewaskan lebih dari 140 sejak, 8/10.” Ironisnya, gambar foto Resolute Support yang disertakan pada tweetnya tidak menunjukkan pasukan Afghanistan di dalam kota; sebaliknya pasukan Afghanistan di foto jelas berada di daerah pedesaan dan pegunungan.

(Baca juga:  Serangan Besar Terkoordinasi Taliban Mengguncang Markas Militer Afghanistan)

Sementara itu, Taliban tetap di dalam Kota Ghazni, telah menguasai dua distrik di provinsi itu, dan terus memblokir jalan raya utama ke kota untuk menghambat upaya militer Afghanistan untuk memperkuat pasukannya yang terkepung. Dan Ghazni City terbakar.

 

 

 

Oleh Bill Roggio dipublis 13 Agustus 2018

Sumber:  longwarjournal