Pesan Terakhir Jalaluddin Haqqani pada Mujahidin dan Umat Islam

Pesan terakhir Jalaluddin Haqqani pada Mujahidin dan Umat Islam

Berikut pernyataan keluarga Jalaluddin Haqqani sehunbungan dengan kematiannya dan pesan terakhir Haqqani,

الحمد لله الذی رفع اعلام الشریعة بجماعة المجاهدین الذین یقاتلون فی سبیله صفا کانهم بنیان مرصوص وقرع ایمةالکفر والضلال المعاصر بقائدنا وقائدالملة الاسلامیة الشیخ جلال الدین (حقانی) حین دهمت المملکة الاسلامیة مصائب الضلالة السود الداهیة والصلوة والسلام علی سیدنا امام الهدی والتقی قایدالمجاهدین فی بدر وحنین وعلی اله واصحابه الذین امتحن الله قلوبهم للتقوی الذین بذلوا جهدهم لاحیاء الملة والدین رضی الله عنهم ورضواعنه.

قال تبارك وتعالی: كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ وَيَبْقَي وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ.
وقال تبارك وتعالى: فَمَا وَهَنُواْ لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَمَا ضَعُفُواْ وَمَا اسْتَكَانُواْ وَاللّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ.
وقال تبارك وتعالی: يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ. ارْجِعِي إِلَي رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً. فَادْخُلِي فِي عِبَادِي. وَادْخُلِي جَنَّتِي. صدق الله العلی العظیم.

Allah berfirman: Semua yang ada di bumi itu akan binasa.. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (Ar-Rahman: 26-27)

Allah berfirman: Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. (Ali Imran : 146)

Allah berfirman: (Ini akan dikatakan kepada orang saleh): “Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam surga-Ku.” (Al-Fajr: 27- 30)

Seorang tokoh Jihad dan ulama abad ke-15 Hijriah, yang terakhir dari para pendahulu, Mujahid tangguh, sangat dicintai dan berbudi luhur, Mawlawi Jalaluddin Haqqani (semoga Allah merahmatinya) menyerahkan jiwanya kepada penguasa sejati setelah pertempuran panjang dengan penyakit. Allah berfirman: Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Surat An-Nisa’ Ayat 100)

Semoga Allah menjadikannya termasuk golongan para Nabi, para syuhada, dan hamba-Nya yang terkasih dan memberinya tempat tertinggi di Jannatul-Firdaus.

Dengan penuh kesedihan, hari ini kita mengingat seseorang yang menjalani kehidupan dengan zuhud dan bertusaha menghindari ketenaran, pangkat dan jabatan.

Hidupnya dihabiskan di gunung-gunung dan gua-gua tetapi kehidupan spiritualnya dihabiskan di puncak kemegahan. Mawlawi Jalauddin Haqqani (semoga Allah merahmatinya) berkepribadian luhur dan menjadi kebanggaan muslim di wiliyah Afghanistan serta perwujudan aspirasi dari Muslim yang tertindas di seluruh dunia.

Dia istiqomah dalam perjuangan Jihad yang tak kenal lelah melawan Tentara Merah sehingga tidak hanya teman tetapi musuh bebuyutannya juga mengagumi tekad, dan ketegasannya yang luar biasa.

Setelah hancurnya Kekaisaran Rusia, di bawah kepemimpinan pemimpin Imarah Islam – Amir ul Mumineen Mullah Muhammad Umar (semoga Allah merahmatinya) – dia mengikuti setiap perintah besar dan kecil dari almarhum untuk membangun pemerintahan Islam. Dan selama periode pendudukan Amerika dan sekutu-sekutunya, dia menolak semua insentif dan tekanan internasional dari musuh untuk menjaga dan menguatkan Jihad Emirat Islam.

Almarhum Haqqani kehilangan saudaranya selama periode Jihad melawan pendudukan Soviet dan selama perlawanan saat ini, juga putra-putranya rela berkorban bersama anggota keluarga lainnya, empat putranya termasuk orang yang rela mengorbankan dirinya (semoga Allah meridhoi mereka semua).

Dia dikenang karena keberanian, kezuhudannya, ketaqwaannya (hanya takut pada Allah), pengorbanan, kedermawanan dan dengan perjuangannya, Alhamdulillah, reputasinya tidak pernah ternoda oleh tuduhan mencari kekuasaan.

Dia selalu merenungkan cara-cara menegakkan agama Allah, kepentingan nasional bangsa kita, kemerdekaan tanah air dan mengamankan perbatasan. Beliau juga sangat peduli dengan kepentingan dan kesejahteraan umat Islam secara umum. Semua Muslim dan khususnya semua anggota Imarah Islam harus mengingatnya dalam doa-doa mereka.

Mawlawi Jalaluddin Haqqani (semoga Allah merahmatinya) menyarankan dua hal selama tahun-tahun akhir hidupnya:

1 – Untuk semua orang yang memiliki ikatan atau hubungan dekat dan jauh, saya minta maaf atas semua kesalahan saya. Berdoalah untuk keberhasilan perjalanan panjangku menuju Tuhanku yang Agung, aku senang denganmu, semoga Allah senang denganmu.

2 – Menjaga kesatuan internal, kekompakan dan ketaatan pada Imarah Islam, tetap istiqomah dengan (usaha) pembentukan pemerintahan Islam dan tetap setia pada kewajiban besar Jihad sampai napas terakhir Anda.

Sambil merenungkan makna ayat berikut ini, Allah (SWT) berfirman: Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman. ” Saya memberi Anda kabar gembira bahwa Anda akan segera memetik buah dari semua kesulitan dan perjuangan Anda melalui pembentukan pemerintahan Islam.

Kami anggota keluarga almarhum Haqqani, masing-masing Al-Haj Muhammad Ibrahim (Haqqani), Al-Haj Khalil-ur-Rahman (Haqqani), Al-Haj Khalifa Mullah Sirajuddin (Haqqani), yakin bahwa umat Islam dan garda depan bangsa Islam memahami masalah saat ini dan situasi keamanan dan tahu bahwa kami tidak dapat menggelar acara pemakaman secara terbuka.

Oleh karena itu, kami dengan hormat meminta semua orang untuk menbacakan Al Quran dan berdoa serta bela sungkawa di masjid mereka sendiri, madrasah dan pusat Jihad. Ini akan menjadi amal shalih yang  abadi Anda dan almarhum Haqqani (semoga Allah merahmatinya).

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Dari keluarga al-Haj Mawlawi Jalauddin Haqqani

4 September 2018

 

Sumber:  alemarah