Taliban: Tidak Ada Keterlibatan Pakistan Soal Serangan di Ghazni

Hari Kamis (30/8) Kementerian Dalam Negeri Kabul mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bahwa Jendral Pakistan terlibat dalam operasi penaklukan Ghazni dan bahwa mayat tentara Pakistan tertinggal di jalanan.

Imarah Islam dengan tegas membantah propaganda yang disebarkan oleh musuh tersebut.

Pertempuran Jihad di Ghazni direncanakan dan dilaksanakan oleh Mujahidin Imarah Islam dengan Bantuan dan dukungan Ilahi dan dari rakyat Afghanistan.

Munuduh keterlibatan negara-negara asing atau membuat klaim tentang mayat yang ditinggalkan tanpa bukti apa pun adalah propaganda sesat oleh aparat keamanan pemerintah Kabul yang berusaha menutupi rasa malu mereka dan mengalihkan perhatian dari masalah ini.

Baca juga:

Jika negara asing dapat mencapai Ghazni, mengirim pasukan atau Jenderal mereka, dapat merencanakan dan melaksanakan operasi di depan mata penjajah Amerika dan pasukan NATO yang mempunyai teknologi paling maju di dunia, maka ini akan menjadi peristiwa yang lebih memalukan pemerintahan di Kabul.

Tidak ada yang menyaksikan tubuh orang Pakistan dalam pertempuran Ghazni juga tidak ada bukti bahwa mayat-mayat dipindahkan ke Pakistan. Materi propaganda (gambar dan video) yang beredar di media sosial diambil dari peristiwa-peristiwa lama di Pakistan yang tidak terkaitdengan Ghazni. Bukti palsu yang digunakan oleh Ashraf Ghani dan pejabat lainnya menunjukkan tingkat kelemahan mereka dan ketakutan yang mencengkeram pemerintahan Kabul.

Bangsa Afghanistan memahami bahwa putra-putra terbaik mereka – dengan alat dan sumber daya yang tidak signifikan tetapi dengan keyakinan dan tekad yang kuat – berhasil menghadapi para penjajah dan antek mereka. Mengaitkan kemuliaan dan prestasi bangsa ini dengan pihak asing adalah pengkhianatan nasional bersejarah yang akan membawa dampak besar bagi masa depan, insya Allah.

Juru bicara Imarah Islam Afghanistan

Zabihullah Mujahid

 

Sumber:  alemarah