Kongres Harus Paksa Pemerintah Akhiri Keterlibatan Amerika di Perang Yaman

 

The Washington Post mengkritik administrasi Trump yang tidak jujur ​​tentang perilaku koalisi Saudi di Yaman:

Tetapi upaya baru-baru ini untuk memulai proses perdamaian di Jenewa gagal ketika para pemimpin Houthi tidak datang. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak diberi jaminan perjalanan yang aman oleh Saudi, yang mengontrol wilayah udara Yaman. Serangan Saudi-UAE yang baru dimulai beberapa hari kemudian, memunculkan pertanyaan yang jelas apakah aliasi Teluk serius dalam mengikuti proses perdamaian.

Hal yang sama juga bisa dikatakan pada pemerintahan Trump. Dalam mengesahkan perilaku koalisi bahkan ketika serangan terhadap Hodeida berjalan maju, pemerintah mencemooh pembatasan oleh Kongres. Legislator seharusnya tidak membiarkan hal itu terjadi.

Baca juga: Amerika Tetap Dukung Pemboman Sipil di Yaman

Anggota Kongres akan segera memiliki kesempatan untuk menantang kebijakan pemerintahan tentang Yaman. Sekelompok anggota Dewan dari partai Demokrat mengorganisir upaya lain untuk mengakhiri keterlibatan AS dalam perang di Yaman di bawah Resolusi Kekuatan Perang:

Anggota partai Demokrat yang frustrasi atas dukungan pemerintahan Trump untuk Arab Saudi dalam perang sipil berdarah di Yaman sedang merencanakan langkah untuk membatasi atau memotong dukungan militer AS untuk koalisi pimpinan Saudi.

Sekelompok anggota Dewan dari partai Demokrat berencana untuk memperkenalkan resolusi di bawah War Powers Act yang akan menarik pasukan AS dari perang di Yaman.

Dengan menerapkan War Powers Act, resolusi itu menjadi “istimewa,” yang berarti partai Demokrat dapat memaksa pemungutan suara atasnya.

Upaya ini dipimpin oleh Reps. Mark Pocan, Ro Khanna, dan Adam Smith. Smith saat ini adalah perwakilan Demokrat di Komite Angkatan Bersenjata Dewan. Pembantaian oleh koalisi Saudi pada bulan Agustus telah memacu mereka untuk melakukan upaya baru untuk menghentikan keterlibatan AS dalam perang itu.

Kebohongan Pompeo ke Kongres memberi mereka alasan lain untuk menolak kembali kebijakan pemerintah. Resolusi baru itu diharapkan akan diperkenalkan pada minggu depan.

Baca juga:  HRW: Pemboman Bis Sipil di Yaman oleh Koalisi Adalah Kejahatan Perang

Pemerintahan Trump telah menyatakan dengan jelas bahwa tidak akan menghentikan dukungannya untuk perang ini sendiri. Anggota Kongres harus menganggap bahwa pejabat pemerintah akan terus berbohong kepada mereka untuk menjadikant AS terlibat dalam kehancuran dan kelaparan di Yaman.

Mengondisikan dukungan AS pada peningkatan yang diharapkan dalam perilaku koalisi Saudi adalah jalan buntu. Pemerintah AS telah membuktikan bahwa mereka akan berbohong atas nama Saudi dan Emirat. Kita harus menganggap mereka akan melakukannya setiap kali tenggat waktu sertifikasi baru muncul.

Kongres harus memaksa pemerintah untuk mundur dari perang ini. Tantangan konggres atas kekuatan perang adalah cara terbaik yang tersedia untuk melakukan hal itu.

 

Naskah ini disadur dari opini yang ditulis oleh DANIEL LARISON dan dimuat dalam situs web theamericanconservative.com.

Sumber:  theamericanconservative 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *