Taliban Ajukan Dua Syarat Jika Memulai Pembicaraan Damai Dengan Amerika

Para pemimpin Taliban menuntut penutupan seluruh pangkalan AS di Afghanistan dan pembebasan ratusan tahanan mereka untuk melanjutkan pembicaraan damai dengan AS, media AS melaporkan pada hari Sabtu (15/9).

Zalmay Khalilzad, mantan duta besar AS yang baru-baru ini disebut sebagai penasihat khusus untuk perundingan perdamaian Afghanistan, tiba di Uni Emirat Arab pekan ini untuk putaran pembicaraan AS-Taliban berikutnya, NBC News melaporkan.

Pembebasan ratusan tahanan yang terkait dengan Taliban dan status pangkalan AS di Afghanistan adalah salah satu isu utama yang ingin dinegosiasikan oleh para pemimpin Taliban dalam pembicaraan yang didukung AS untuk mengakhiri perang di Afghanistan.

Baca juga:

“Pertemuan dengan pihak berwenang AS ini akan membantu membuka jalan bagi pembicaraan yang lebih bermakna atau menghentikan perang selamanya,” kata salah satu dari empat pejabat senior Taliban yang berbicara kepada NBC News.

Saluran media AS lainnya, melaporkan bahwa pemerintah Afghanistan tidak mungkin untuk menyetujui permintaan tanpa konsesi sepadan dari Taliban.

“Jumlah pangkalan AS yang dipertahankan … juga merupakan titik pertikaian; AS menginginkan dua, tetapi Taliban ingin nol. Alasan utama Taliban untuk perang, casus belli mereka (suatu tindakan atau situasi yang memprovokasi atau membenarkan perang), (menurut taliban) adalah pendudukan,” ujar pensiunan Kolonel Christopher Kolenda, mantan penasehat Pentagon yang telah bernegosiasi dengan Taliban, menjelaskan dalam sebuah wawancara dengan VOA.

 

Sumber:  timesofislamabad

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *