Mengapa Imarah Islam Afghanistan Meminta Rakyat Afghan Memboikot Pemilu?

Imarah Islam Afghanistan (Taliban) melalui situs resminya menolak pemilu yang disponsori AS dan minta agar rakyat memboikot pemilihan tersebut.

Menurut pernyataan tersebut, langkah ini dilakukan karena tuntutan keimanan dan alasan logis bahwa pemilu telah terbukti selama 17 tahun teraklhir gagal memberi solusi bagi masalah rakyat Afghanistan.

Sebaliknya pemilu justru membuat rakyat semakin menderita karena digunakan untuk melegitimasi pendudukan, penjajahan dan kejahatan penjajah dan anteknya terhadap rakyat Afghanistan, bunyi pernyataan tersebut.

Berikut pernyataan lengkap Imarah Islam Afghanistan berkenaan dengan boikot pemilu yang kami terrjemahkan dari situs resminya, alemarah:

Pernyataan Emirat Islam Tentang Akan Diadakannya Pemilihan Palsu

Pasukan Amerika telah menginvasi dan menduduki tanah dan udara negeri Afghanistan dengan menggunakan semua jenis senjata dan menerapkan teknik-teknik baru pembunuhan, pemboman, penjarahan untuk menciptakan malapetaka bagi rakyat. Mereka membangun banyak penjara bagi rakyat Afghanistan yang mencintai Islam dan negara mereka.

Kedaulatan tanah air Afghanistan dipertaruhkan dengan menyerahkannya kepada kelompok pembunuh bayaran, Black Water. Oleh karena itu, untuk mengalihkan perhatian rakyat dari situasi menyedihkan ini, dibuat keramaian di ruang publik dengan pemilihan parlemen, yang tanpa henti digaungkan oleh media yang didukung dan dibiayai oleh penjajah asing.

Kami telah mengamati beberapa proses pemilihan sebelumnya selama tujuh belas tahun pendudukan asing dan tidak satu pun pemilu itu menyembuhkan penderitaan rakyat. Semua pemilu tersebut justru membahayakan kepentingan nasional rakyat Afghan. Pemilu melanggengkan pendudukan asing yang tidak sah dengan menyanyikan lagu-lagu kejam perjanjian keamanan untuk menipu dan menyesatkan massa Afghanistan.

Proses pemilihan di negara-negara di bawah pendudukan (penjajahan) dilakukan untuk satu tujuan yaitu melegitimasi antek-antek (penjajah) yang pada akhirnya disahkan oleh pasukan pendudukan. Dengan cara ini, rakyat diberi harapan palsu karena memiliki hak memberikan suara mereka untuk tujuan jahat mengurangi kebencian rakyat terhadap pendudukan asing.

Imarah Islam Afghanistan meyakini bahwa keadaan Afghanistan saat ini tidak memungkinkan proses pemilihan berlangsung dari sudut pandang logis atau agama. Pemilu juga tidak mendukung kepentingan nasional bangsa yang lebih luas.

Rakyat Afghan serta dunia harus menyadari bahwa lebih dari separuh negara dikendalikan oleh Imarah Islam. Oleh karena itu jelaslah bahwa pemilihan palsu ini hanya akan dipamerkan di pusat-pusat provinsi.

Baca juga:

Proses pemilihan dan komisi pengaduan akan dipantau langsung oleh duta besar Amerika dan daftar akhir calon akan disiapkan olehnya. Di sisi lain, proses ini telah merusak masyarakat dengan fanatisme etnis, penipuan, kolusi, dan berbagai konspirasi berbahaya lainnya.

Tuntutan keimanan dan intuisi kami bahwa proses pemilihan ini tidak dapat dipercaya, direplikasi dan harus ditentang.

Imarah Islam yang mewakili rakyat dan sebagai kekuatan didukung oleh rakyat, menganggap proses pemilu ini sebagai palsu dan konspirasi untuk menipu rakyat dan mencapai kepentingan jahat orang asing.

Imarah Islam menyerukan kepada bangsa Afghanistan untuk sepenuhnya memboikot seluruh proses pemilihan dan tidak berpartisipasi di dalamnya. Hal itu untuk melindungi kepentingan nasional yang lebih luas dan untuk mencegah proses ini digunakan untuk tujuan jahat penjajah asing,

Kami juga menyerukan kepada semua kandidat yang masih bebas dari belenggu perbudakan, bahwa negara atau rakyat tidak dapat dilayani di bawah bayan-bayang pasukan pendudukan asing. Sebaliknya, pencalonan Anda secara langsung mendukung tujuan jahat para penjajah Amerika dengan melegitimasi prosedur palsu dan konspirasi penjajah. Jangan mendukung mereka dalam membunuh Muslim yang taat dan menghancurkan negara dengan memperluas perang. Karena itu Anda harus menahan diri untuk berpartisipasi dalam proses pemilu.

Baca juga:

Imarah Islam menginstruksikan pada semua Mujahidinnya untuk menghentikan proses yang dipimpin Amerika ini di seluruh negeri dengan menciptakan rintangan untuk pelaksanaan pemilu. Orang-orang yang mencoba membantu proses ini dengan memberikan keamanan harus ditargetkan dan tidak ada batu yang harus dilupakan untuk mencegah dan mengagalkan konspirasi Amerika yang jahat ini.

Kami mengulangi dan menyerukan kepada penjajah asing dan perancang sebenarnya dari pemilihan palsu ini bahwa solusi nyata dari krisis Afghanistan yang sedang berlangsung yaitu dengan penarikan semua pasukan pendudukan asing dan pemulihan kedaulatan Islam murni di sini.

Siapa pun yang memikirkan cara dan sarana lain, hanya membuat opini publik sibuk dengan propaganda menipu mereka, dan tidak pernah dapat mengubah nasib bangsa Afghanistan.

 

Imarah Islam Afghanistan

28/01/1440 H

8 Oktober 2018

 

Sumber:  alemarah