32 Sipil Suriah Meninggal Dunia Diterjang Peluru Pesawat Amerika

Serangan udara Amerika Serikat terhadap kota Souseh, salah satu wilayah terakhir yang dikuasai ISIS di Provinsi Deir Ezzor Suriah, menewaskan sedikitnya 32 warga sipil. Menurut lembaga pemantau perang, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, banyak dari warga sipil korban serangan tersebut adalah wanita dan anak-anak.

Souseh adalah salah satu dari dua kota yang masih di bawah kendali ISIS di Suriah timur.

Kota tersebut telah dijadikan wilayah serang oleh pasukan AS dan Kurdi. Serangan kemarin adalah salah satu serangan udara besar pertama yang menghantam kota tersebut dalam 24 jam terakhir.

Baca juga:

Para pejabat AS belum mengomentari masalah ini, tetapi tidak sulit sebenarnya mengapa Amerika melakukan pemboman itu. 

Amerika berdalih bahwa serangan tersebut dijadikan alasan untuk memperluas pengaruh Kurdi.

Meski berulang kali menyerang sipil, nampaknya Amerika “tidak akan bosan” melakukan perbuatan keji tersebut ke depan. Hal itu bisa jadi dikarenakan intelijen yang bekerja di Suriah tidak memberikan data rinci target serangan.

Pesawat Amerika hanya tahu bahwa serangannya menghantam sebuah kota yang berada di bawah kendali ISIS, tidak peduli apakah serangan tersebut menghantam kombatan atau warga sipil. 

 

Sumber:  antiwar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *