Benarkah Taliban Penyebab Utama Terbunuhnya Sipil di Afghanistan?

Laporan UNAMA Bias dan Dirancang Untuk Menutupi Kejahatan AS

Imarah Islam Afghanistan (Taliban) membantah laporan UNAMA bahwa korban sipil yang tinggi di Afghanistan sembilan bulan terakhir dilakukan oleh Mujahidin Imarah Islam.

Imarah menyatakan bahwa UNAMA tidak jujur dan melakukan kebohongan publik untuk kepentingan Politik penjajah AS. Karena fakta di lapangan, dan semua rakyat Afghanistan tahu bahwa AS dan anteknya yang setiap hari melakukan kejahatan perang seperti:  menghancurkan puluhan desa, masjid, klinik, sekolah, sekolah agama, toko, pasar, peternakan yang menyebabkan banyak korban sipil.

Berikut pernyataan lengkap Imarah Islam mengenai laporan UNAMA terbaru:

Keterangan Juru Bicara Imarah Islam tentang laporan UNAMA

Hari Kamis (11/10) kantor UNAMA di Kabul menerbitkan sebuah laporan yang menyatakan bahwa korban sipil sangat tinggi selama sembilan bulan pertama dan menurut laporan, sebagian besar korban disebabkan oleh Mujahidin.

Kami menolak kesimpulan buta UNAMA ini. Saat ini setiap orang Afganistan memahami bahwa penjajah Amerika dan kekuatan militer Kabul adalah pelaku utama di balik pembunuhan yang disengaja, penghancuran desa-desa dan razia rumah-rumah penduduk sipil.

Baca juga:

Penjahat kedua di balik korban sipil adalah Daesh, yang juga didanai oleh badan-badan intelijen Amerika dan pemerintahan Kabul.

UNAMA – sebagai perwakilan dari organisasi yang kredibel secara internasional – harus benar-benar membuktikan melalui laporan mereka bahwa mereka menghargai kemanusiaan dan tidak menyalahgunakan korban sipil untuk agenda politik.

Hal ini sejelas siang hari bahwa puluhan wanita Afghanistan, anak-anak, lansia dan pemuda dibunuh setiap hari di rumah mereka dan tempat kerja oleh serangan Amerika, serangan udara, serangan brutal dan penggunaan persenjataan tanpa pandang bulu. Dengan pembunuhan besar-besaran semacam itu, mengaitkan sebagian besar korban sipil dengan Mujahidin adalah propaganda tanpa dasar yang berusaha membenarkan kejahatan Amerika, menutup mata terhadap kejahatan tersebut dan menyesatkan publik.

Selama sembilan bulan, Amerika dan unit Zero-One pemerintahan Kabul telah benar-benar menghancurkan puluhan desa, masjid, klinik, sekolah, sekolah agama, toko, pasar, peternakan dan juga ternak, juga menyebabkan banyak korban sipil.

Publikasi laporan yang tidak akurat dan kesimpulan yang bias justru akan mendorong kejahatan dan pelaku sebenarnya dari korban sipil dan dapat dianggap sebagai bantuan langsung dan bersekongkol dengan pembunuh warga sipil.

 

Sumber:  alemarah

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *