IIA Kembali Tegaskan Sikap Terkait Perdamaian di Afghanistan

Imarah Islam (Taliban) Afghanistan kembali menegaskan komitmennya mewujudkan perdamaian di Afghanistan. Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan pada tanggal 18 Oktober 2018, Imarah menegaskan kembali bahwa sebab pertikaian panjang selama tujuh belas tahun terakhir di Afghanistan disebabkan invasi dan penjajahan Amerika atas kedaulatan negeri Afghanistan.

Imarah tidak memulai peperangan, mereka mengklaim tidak pernah menyerang negara manapun. Sebaliknya mereka korban dari invasi negara-negara Barat yang punya berkepentingan (pamrih) atas negeri Afghanistan. Maka solusi sederhana yang ditawarkan Imarah untuk mewujudkan perdamaian adalah keluarnya tentara Barat dari tanah air orang Afghanistan secara total.

Baca juga:

Berikut terjemahan bebas mengenai sikap dan kebijakan Imarah terkait solusi perdamaian yang ditawarkan pada AS dan sekutunya:

Kebijakan Imarah Islam Afghanistan

Sebuah pertemuan terjadi antara pejabat Kantor Politik Emirat Islam dan utusan khusus Amerika untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad. Kepala Kantor Politik, Sher Muhammad Abbas Stanikzai, memimpin tim negosiasi yang terdiri dari enam anggota Kantor Politik. Dalam pertemuan ini disepakati bahwa negosiasi akan berlanjut di masa depan untuk menemukan solusi politik bagi konflik Afghanistan.

Delegasi Imarah Islam menjelaskan kepada pihak AS bahwa penyebab mendasar dari perang yang sedang berlangsung dan krisis di Afghanistan adalah kehadiran militer asing. Peningkatan kekacauan dan anarki yang terjadi di Afghanistan disebabkan kehadiran pasukan pendudukan. Oleh karena itu, perdamaian tidak dapat diwujudkan sampai tentara Amerika keluar sepenuhnya dari Afghanistan.

Imarah Islam telah lama menegaskan dalam  berbagai kesempatan, bahwa perlawanan akan tetap berlangsung sampai tentara pendudukan benar-benar keluar dari Afghanistan. Karena semua itu adalah hak fundamental setiap negara untuk mendapatkan kebebasan, bahwa mereka sendiri dapat menentukan masa depan mereka sendiri dan membangun sistem atas dasar nilai-nilai agama mereka sendiri dan kepentingan nasional mereka sendiri.

Baca juga:

Imarah Islam tidak menyerang negara, bangsa atau pemerintahan manapun. Kami berharap mereka juga menjauhkan diri dari menargetkan negara kami untuk pemenuhan tujuan tercela mereka, demi mempertimbangkan hak asasi manusia dan internasional bangsa kita dan menimbulkan hubungan timbal balik dan politik dan bisnis berdasarkan atas sikap saling menghormati.

Imarah Islam tetap komitmen untuk mewujudkan kedaulatan nasional dan merealisasikan sistem Islam. Disamping menempuh jalan jihad bersenjata, kami juga percaya pada perjuangan politik. Para pejabat dari kantor politik Imarah Islam mengatakan kepada utusan khusus Amerika untuk mengakhiri perang dan kekerasan. Kami berusaha memecahkan masalah ini dengan cara negosiasi dan kesepakatan tetapi sungguh disayangkan, Amerika tetap memprioritaskan perang dan kekerasan.

Sekali lagi kami ingin menegaskan pada para penjajah bahwa mereka harus segera keluar dari negara kami, menghentikan perang, menghentikan kekejaman terhadap masyarakat Afganistan dan menghentikan penghancurkan rumah-rumah sipil. Kami tidak menyerang Amerika atau Eropa. Itulah sebabnya, mengapa pendudukan tidak sah dilakukan di negara kami?

Amerika harus belajar dari perang yang berkepanjangan selama tujuh belas tahun terakhir. Mereka harus menerima tuntutan sah dari Imarah Islam dan mengakhiri sikap keras kepala dan ketidaksukaan politiknya. Jika itu tidak dilakukan, korban akan terus bertambah semakin banyak, akan menerima pukulan ekonomi yang berat dan, dengan cara yang sama seperti para penjajah pendahulunya, pada akhirnya akan melarikan diri dari negeri Afghanistan.

 

Sumber:   alemarah