Tak Terpengaruh Tekanan Amerika, Serangan Taliban Makin Meluas

Taliban bergeming di tengah meningkatnya serangan militer Amerika yang menarget para pemimpinnya. Serangan itu sebagai upaya memaksa Taliban ke meja perundingan. Bahkan, Taliban tetap menyerang di seluruh Afghanistan.

Hamir seluruh pos militer di wilayah Afghanistan diserang oleh Taliban. Di Kabul, serangan menewaskan 12 orang, sementara puluhan personel tewas di pos-pos militer provinsi Badghis, Kandahar, Kunduz dan Herat.

Hal itu membuktikan bahwa laporan militer yang disampaikan Taliban (Imarah Islam Afghanistan) salama ini adalah akurat.

Dalam Voice of Jihad – situs resmi Imarah yang dipublikasikan dalam lima bahasa (Dari, Pashtu, Urdu, Arab, dan Inggris) – lima item berita teratas memerinci serangan Imarah di Badghis, Kabul, Kandahar, Kunduz, dan Herat. Kelima serangan tersebut dapat diverifikasi oleh laporan pers independen. Versi kejadian Taliban tidak jauh dari apa yang telah dilaporkan di media.

Baca juga:

Serangan istisyhadiyah di Kabul merupakan berita paling populer di Afghanistan. Selain itu, serangan di Kunduz, Afghanistan Utara juga mewarnai berita lokal maupun internasional. Dalam serangan di Kunduz sepuluh polisi Afghanistan tewas dan 12 lainnya terluka ketika Taliban menyerang sebuah pos keamanan lansir The New York Times. Pasukan Afghanistan meminta bala bantuan tetapi tidak ada yang datang. Taliban mengklaim mereka menyerbu sebuah pos terdepan dan menewaskan 12 tentara dan melukai 15 lainnya.

Di Kandahar, RFE / RL melaporkan bahwa delapan polisi Afghanistan tewas setelah Taliban menyerbu sebuah pos terdepan. Klaim Taliban tentang korban jauh lebih tinggi; dikatakan bahwa 25 polisi Afghanistan terbunuh. Di Herat, menurut The New York Times, para pejabat Afghanistan mengatakan bahwa enam polisi tewas dan 12 lainnya terluka dalam serangan Taliban di Herat. Taliban melaporkan sembilan personil keamanan tewas di provinsi itu.

Badghis adalah satu-satunya provinsi di mana pers dan laporan Taliban sangat berbeda. Para pejabat Afghanistan mengatakan bahwa beberapa personel keamanan tewas, sementara Taliban mengklaim membunuh 25 anggota pasukan keamanan Afghanistan.

Baca juga:

Taliban juga melaporkan bahwa mereka melancarkan beberapa serangan di Helmand dan Farah, namun insiden-insiden ini belum dikonfirmasi dalam laporan pers.

Serangan hari ini oleh Taliban menyoroti kemampuan kelompok tersebut melakukan operasi di semua wilayah negara. Taliban secara efektif menyerang pasukan Afghanistan di pusat (Kabul), Utara (Kunduz), Barat (Herat dan Badghis) dan Selatan (Kandahar, dan mungkin Helmand dan Farah).

Para pejabat AS telah membantah bahwa Taliban memegang permainan peperangan, mampuu memilih serangan dan kapan serangan akan dilancarkan di setiap titik. Pejabat Amerika juga mengecilkan perjuangan Taliban dengan menuduhnya sebagai upaya meningkatkan posisi tawar di meja perundingan. Tetapu data di lapangan dan konsistensi serangan Taliban membantah semua tuduhan dan asumsi tersebut.

Taliban telah melakukan perlawanan ke pasukan keamanan Afghanistan di semua wilayah negara dan telah menyebabkan rata-rata 50 korban pasukan keamanan per hari.

Serangan itu juga menekankan nilai perang informasi Taliban dalam memahami konflik.

Baca juga:

Voice of Jihad dan produk-produk media Taliban lainnya sering diabaikan begitu saja sebagai propaganda semata, tidak ada yang perlu diperhatikan, khususnya di beberapa kalangan militer dan intelijen AS. Sementara Taliban sering meningkatkan korban yang terjadi selama operasi dan kejadian itu sendiri akurat serta. Misalnya, Taliban jauh lebih akurat ketika melaporkan peristiwa seperti menduduki distrik daripada pemerintah Afghanistan atau militer Amerika. Saat kejadian hari ini membuktikan, banyak laporan Taliban diverifikasi dalam akun pers lokal dan internasional, dan di tiga dari lima peristiwa, laporan Taliban bersesuaian dengan laporan pers.

 

Sumber: longwarjournal

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *