Amerika Akan Tarik 7.000 Pasukannya dari Afghanistan

Tidak lama setelah dua pejabat yang tidak disebutkan namanya berbicara kepada Reuters tentang penarikan pasukan dari Afghanistan, Menteri Pertahanan Jim Mattis mengumumkan dia akan mengundurkan diri.

 

AS akan menarik 7000 pasukannya dari Afghanistan, Menhan Mattis akan Mundur

Setelah mengumumkan penarikan semua pasukan AS dari Suriah, AS tampaknya akan melakukan penarikan pasukan besar-besaran dari Afghanistan. Rencana yang dilaporkan telah menimbulkan reaksi beragam dari pihak pejabat Afghanistan dan mitra Barat

Presiden AS Donald Trump akan menarik sejumlah besar pasukan AS dari Afghanistan, kata para pejabat AS kepada media, Kamis (20/12). Ada 14.000 tentara AS di Afghanistan, ribuan diantaranya akan ditarik, kata para pejabat kepada kantor berita AFP dan Reuters. Wall Street Journal melaporkan bahwa lebih dari 7.000 tentara akan ditarik.

“Keputusan itu telah dibuat. Akan ada penarikan yang signifikan,” kata seorang pejabat kepada AFP tanpa menyebut nama.

Baca juga:

Serangan berkelanjutan di Afghanistan selama beberapa bulan terakhir telah menewaskan dan melukai ratusan warga Afghanistan yang tidak bersalah, dan menunjukkan kepada dunia kondisi keamanan rapuh dan memburuk di negara yang dilanda konflik. Insiden-insiden itu telah membuat warga Afghanistan dan tentara Barat kelelahan dan putus asa karena perang. Mereka menyoroti ketidakmampuan pemerintah di Kabul dalam memastikan keamanan publik.

Tidak lama setelah dua pejabat yang tidak disebutkan namanya berbicara kepada Reuters tentang penarikan pasukan dari Afghanistan, Menteri Pertahanan Jim Mattis mengumumkan dia akan mengundurkan diri.

Tanggapan Pemerintah Ashraf Ghani

Dalam sambutan yang dilakukan oleh kantor berita Reuters, seorang pejabat senior pemerintah Afghanistan mengatakan penarikan itu “tentu akan mempengaruhi keseluruhan operasi ” tetapi bahwa pertama-tama harus dilihat unit mana yang akan pergi terlebih dahulu.

“Masih terlalu dini untuk mengatakan sesuatu untuk saat ini,” katanya. “Tergantung pada bagaimana reaksi Taliban, pemerintah mungkin meminta pasukan untuk mengurangi operasi.”

Baca juga:

Namun Haroon Chakansuri, juru bicara Presiden Ashraf Ghani, mengatakan bahwa penarikan itu tidak akan berdampak pada keamanan secara keseluruhan karena pasukan AS berada di negara itu terutama untuk memberikan bantuan dan saran kepada pasukan Afghanistan.

Hadiah untuk Taliban

Beberapa pejabat diplomatik asing di Kabul kurang optimis dengan rencana ini, satu diantaranya mengatakan kepada kantor berita Agence France-Presse bahwa “Jika Anda adalah Taliban, Natal telah datang lebih awal.”

“Apakah Anda akan memikirkan gencatan senjata jika lawan utama Anda baru saja menarik setengah pasukan mereka,” kata pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim.

Juru bicara NATO, Oana Lungescu mengatakan menolak untuk mengomentari laporan penarikan itu, tetapi menekankan komitmen aliansi yang berkelanjutan untuk misi dukungannya di Afghanistan.

Baca juga:

“Awal bulan ini, para menteri luar negeri NATO menyatakan komitmen yang teguh untuk memastikan keamanan dan stabilitas jangka panjang di Afghanistan. Keterlibatan kami penting untuk memastikan bahwa Afghanistan tidak lagi menjadi surga yang aman bagi para teroris internasional yang dapat mengancam kami,” katanya.

Beberapa pasukan AS yang dikerahkan di Afghanistan ada di sana sebagai bagian dari misi yang dipimpin NATO, yang melatih dan memberi nasihat kepada pasukan lokal. Yang lain adalah anggota dari misi kontraterorisme pimpinan AS. Laporan awal belum menjelaskan tentara mana yang pertama akan mundur.

Perang 17 tahun

Penarikan pasukan dari Suriah dan Afghanistan bisa memiliki dampak yang sangat besar bagi kawasan itu.

Keputusan ini bertentangan dengan saran dari penasihat keamanan dan militer senior Trump. Baru pada awal tahun ini Trump menambah ribuan pasukan baru di Afghanistan, ketika Taliban telah mencatat kemenangan besar dan telah membantai ribuan pasukan lokal. Keputusan ini dianggap bisa menghambat upaya perdamaian dengan Taliban.

Lebih dari 2.400 pasukan AS tewas dalam 17 tahun perang itu. Setidaknya 100.000 warga Afghanistan tewas dalam konflik itu.

 

Sumber: dw

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *