Invasi Uni Soviet 39 Tahun Lalu Dalam Bingkai Taliban

Tiga puluh sembilan tahun yang lalu, tentara merah Uni Soviet melancarkan invasi kejam ke Afghanistan

 

Saat invasi ke Afghanistan, Uni Soviet waktu itu memiliki ambisi besar untuk menguasai dunia sama seperti Amerika Serikat hari ini.

Menyusul pengambilalihan Eropa Timur, mereka ingin mencapai Asia Selatan dan khususnya perairan India yang hangat lewat Afghanistan. Tetapi sebelum mereka bisa mencapai perairan itu, mereka dilanda badai yang diciptakan oleh darah perlawanan muslim Afghanistan sehingga mereka kehilangan kendali atas negara-negara Asia Tengah yang diduduki yang dekat dengan Moskow.

Hari ini bangsa Mujahid Afghanistan mengecam tahun ke- 39 invasi Uni Soviet yang dikalahkan dengan Jihad. Para penjajah Amerika yang sedang menduduki Afghanistan akan menghadapi nasib yang sama persis seperti Uni Soviet. kekuatan militer mereka dibubarkan dan mereka menghadapi penghinaan di media dan politik serta terjebak dalam dilema tentang tetap bertahan atau meninggalkan perang terpanjang dalam sejarah mereka.

Kenyataannya, peringatan 39 tahun invasi Soviet yang kejam ke Afghanistan adalah pelajaran bagi para pejabat Amerika untuk belajar banyak hal. Perhatikan kekalahan Soviet di Afghanistan dan tinggalkan pikiran untuk menguji keberanian orang Afghanistan yang sudah teruji.

Imarah Islam memuji dan merasa bangga dengan Jihad dan perlawanan rakyat Muslim dan Mujahidnya serta mengutuk kebiadaban Tentara Merah yang dilakukan terhadap orang-orang Afghanistan.

Dan pada kesempatan yang sama ini menyarankan penjajah Amerika agar berpikir rasional dan segera menarik diri dari Afghanistan dan mempertahankan hubungan di masa depan berdasarkan pada prinsip-prinsip diplomatik dan ekonomi yang sehat dan bukan saling bermusuhan.

 

Sumber:  alemarah-english

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *