Milisi Proksi Syiah Iran Berperang di Suriah

Departemen Keuangan AS telah menambahkan dua kelompok proksi Iran yang berbasis di Suriah ke dalam daftar ‘Warga negara yang ditunjuk secara khusus’. Keduanya adalah Syi’ah Afghanistan dan Syi’ah Pakistan.

“Divisi Fatimiyyun dan Brigade Zainabiyyun ditunjuk untuk memberikan dukungan material kepada Pasukan Suci Pengawal Revolusi Islam (IRGC-QF),” seperti dikutip dalam pernyataan Departemen Keuangan. Selanjutnya, ia menyatakan bahwa “Divisi Fatimiyyun adalah milisi yang dipimpin oleh IRGC-QF. Mereka memburu jutaan imigran dan pengungsi Afghanistan yang tidak memiliki dokumen resmi, kemudian memaksa para pengungsi dan imigran tersebut untuk berperang di Suriah di bawah ancaman penahanan atau deportasi.”

Baca juga:

Divisi Fatimiyyun telah menjadi wakil penting bagi Iran selama perang di Suriah. Mereka telah bertempur dalam banyak pertempuran yang penting, termasuk di garis depan Hama, Aleppo, Deir al Zour, dan si gurun Suriah dekat pangkalan Tanf AS. Mereka telah kehilangan ribuan pasukan mereka di Suriah. Beberapa dari mereka dilaporkan terbunuh dalam usia muda, seperti 14 tahun, seperti yang dicatat oleh Departemen Keuangan.

Pasukan Fatimiyyun biasanya menerima pelatihan dari IRGC di Iran dan Afghanistan sebelum kemudian dikirim ke Suriah. Dalam beberapa kasus, Hezbollah Lebanon yang juga dikontrol oleh IRGC Iran, juga melatih pasukan Divisi Fatimiyyun.

Kelompok tersebut juga merupakan turunan dari beberapa sukarelawan Afghan yang berperang untuk Iran selama masa perang Iran-Irak. Sukarelawan tersebut berperang sebagai bagian dari kelompok proksi Syi’ah Afghanistan sebelumnya.

Baca juga:

Brigade Zainabiyyun, kurang lebih berfungsi seperti Fatimiyyun, tetapi mereka terdiri dari warga negara Syi’ah Pakistan. Keduanya seperti organisasi kembar. Departemen Keuangan mencatat bahwa anggota Brigade Zainabiyyun “kebanyakan direkrut dari para imigran Pakistan yang miskin dan tidak berdokumen yang tinggal di Iran.”

Kelompok tersebut juga telah berperang dalam perang-perang penting di Damaskus, Daraa, Aleppo, dan Deir al Zour. Mirip dengan Fatimiyyun, pasukan Zainabiyyun yang mati di medan perang juga diberikan pemakaman secara kenegaraan di Iran.

Kedua kelompok tersebut beroperasi sebagai ‘poros perlawanan’ Iran, yang merupakan jaringan suatu negara maupun non-negara yang dipimpin oleh Iran. Jaringan tersebut beroperasi untuk kepentingan-kepentingan Iran. Kedua jaringan tersebut telah memberikan dukungan yang tak ternilai bagi rezim Assad di Suriah, seperti pasukan-pasukan lain yang didukung oleh Iran.

Kedua jaringan tersebut ditetapkan sebagai ‘paket sanksi’ untuk menargetkan beberapa asset Iran, seperti Qeshm Fars Air, sebuah maskapai penerbangan di Iran, dan Flight Travel LLC yang berbasis di Armenia.

 

Sumber:   Longwarjournal

 

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *