Rezim Nushairiyah Suriah Tutupi Kriminalitas di Wilayahnya

Pemerintah Assad kembali menyembunyikan tindak kriminal yang dilakukan di wilayahnya. Surat kabar ‘al-Watan’ yang loyal kepada rezim Assad di Suriah, pada pagi hari (6/1) memberitakan tentang penangkapan sekelompok pembunuh dan penculik di desa-desa di Damaskus. Berita tersebut berasal dari ‘Kementrian Dalam Negeri’.

Surat kabar tersebut mengatakan bahwa, “Salah satu patroli dari Departemen Keamanan Kriminal telah menangkap sekelompok penjahat yang buron karena pembunuhan, penculikan, dan intimidasi terhadap warga. Kelompok tersebut telah membunuh dan menculik di lusinan desa di Damaskus, yang dimulai sejak tahun 2012.”

“Selama penyelidikan, kelompok tersebut mengaku telah menculik lebih dari 40 orang dari penduduk Hajirah dan Bait Sahm, kemudian membunuh mereka di markas dengan cara menembak para korban tersebut secara acak, karena keluarga mereka tidak mampu membayar uang tebusan. Kelompok tersebut juga mengaku telah melakukan penculikan kepada 92 orang di Yilda, Babila, dan Hajirah.”

Sementara itu, Kementrian Dalam Negeri rezim Nushairiyah kemarin menyatakan dalam sebuah laporan di situsnya, dengan laporan dusta. Laporan tersebut menyatakan kebohongan kepada media tentang penculikan-penculikan yang terjadi di Damaskus.

Wilayah yang berada di bawah kendali rezim Nushairiyah telah mengalami lebih banyak kekacauan, kejahatan, penculikan, dan pembunuhan. Dimana tindak kejahatan dan kriminal tersebut dilindungi (dengan kedustaan) oleh para pejabat yang bertanggung jawab atas kejahatan yang tak bermoral ini.

 

Source: ebaanews

 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *