Imarah: Pembicaraan di Islamabad gagal karena Blacklist AS dan PBB

“Sebagian besar anggota tim negosiasi tidak dapat melakukan perjalanan karena daftar hitam AS dan PBB dan pertemuan itu ditunda.”

— Zabihullah Mujahid —

 

Rencana pertemuan antara Imarah Islam Afghanistan dengan dlegasi AS yang rencananya akan diadakan di Islamabad, Pakistan pada 18 februari 2019 gagal dilaksanakan. Menurut informasi dari pernyataan resmi juru bicara Imarah Islam, Zabihullah Mujahid, pertemuan tersebut ditunda. Alasan penundaan menurut Mujahid, karena sebagian besar anggota delegasi tidak bisa melakukan perjalanan ke Pakistan karena mereka masuk dalam daftar blacklist yang dibuat Amerika dan PBB.

Imarah Islam telah berunglangkali menyatakan bahwa blacklist AS akan menghambat proses perdamaian yang sedang diusahakan oleh kedua belah pihak. Maka Imarah Islam meminta agar para pemimpinnya dihapus dari daftar blacklist tersebut sebagai prasyarat agar upaya negosiasi perdamaian tidak mengalami hambatan.

Baca juga:

Prasyarat Imarah Islam tersebut masuk akal, terbukti dengan gagalnya agenda pertemuan di Islamabad pada 18 februari. Bila Amerikatulus dan sungguh-sungguh ingin mewujudkan perjamaian tentu mereka tidak keberatan dengan prasyarat tersebut, bunyi pernyataan Imarah sebelumnya.

Berikut terjemahan pernyataan lengkap juru bicara Imarah Islam Afghanistan berkenaan dengan penundaan pertemuan negosiasi tersebut:

 

Pernyataan juru bicara Imarah Islam tentang pertemuan Islamabad

Pertemuan dijadwalkan berlangsung antara tim negosiasi Imarah Islam dan delegasi Amerika Serikat pada 18 Februari 2019 di Islamabad, ibu kota Pakistan.

Imarah Islam telah mengatur agar perwakilan mereka ikut berpartisipasi (dalam pertemuan) tetapi sayangnya, sebagian besar anggota tim negosiasi tidak dapat melakukan perjalanan karena daftar hitam AS dan PBB dan pertemuan itu ditunda. Harus diingatkan bahwa penundaan itu tidak terkait dengan Imarah Islam karena Imarah Islam telah mengadakan persiapan lengkap untuk (hadir dalam) pertemuan tersebut.

Semua laporan media dalam hal ini, seperti pembatalan oleh Emirat Islam atau karena alasan lain tidak benar.

 

Juru Bicara Imarah Islam Afghanistan

Zabihullah Mujahid

 

Sumber:  alemarahenglish

 

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *