Blacklist: Pengganjal Pertama Mewujudkan Perdamaian

“Delegasi Imarah Islam tidak dapat datang tepat waktu ke pertemuan Abu Dhabi karena blacklist dan pertemuan Islamabad juga ditunda karena delegasi tim negosiasi Imarah Islam tidak dapat hadir karena alasan blacklist ini.”

Blacklist: Pengganjal pertama yang harus disingkirkan untuk mewujudkan Perdamaian

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) memasukkan sejumlah pemimpin Imarah Islam dalam Blacklist beberapa tahun sebelumnya seperti yang dilakukan juga terhadap beberapa elemen lain, Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak memiliki pemahaman yang baik tentang Imarah Islam. Imarah Islam menjadi sasaran kebencian sejumlah negara anggota DK PBB di bawah pengaruh keberpihakan fanatik, pandangan salah dan propaganda luas yang menghasilkan implementasi sejumlah kesalahan perhitungan yang salah termasuk masalah blacklist terhadap para pemimpin senior, diplomat dan komandan militer Emirat Islam.

Sejak  awal Imarah Islam menganggap langkah PBB ini sebagai ketidakadilan dan minta anggota Dewan Keamanan untuk memperbaiki kesalahan mereka karena blacklist ini tidak bermanfaat dalam menyelesaikan masalah yang ada dan justru merusak status PBB, karena merupakan langkah yang tidak dapat dibenarkan dan tidak adil.

Baca juga:

Saat ini ketika ada gerakan diplomatik skala besar dalam upaya menemukan resolusi damai untuk masalah Afghanistan, ketika beberapa pertemuan telah terjadi antara delegasi Imarah Islam dan Amerika Serikat dan ada kebutuhan mendesak bagi delegasi Imarah Islam untuk mengunjungi berbagai negara untuk menemukan kesepakatan dari perspektif regional, untuk mengadakan pertemuan dengan perwakilan negara, mengklarifikasi kebijakan mereka dan menghadiri konferensi yang bertujuan untuk menemukan solusi politik, sudah saatnya untuk menghapus dokumen yang tidak beralasan ini, yang disebut sebagai blacklist.

Jika PBB, anggota Dewan Keamanan dan Amerika Serikat benar-benar tulus dengan resolusi damai untuk masalah Afghanistan, maka penghapusan blacklist ini merupakan kebutuhan mutlak untuk kelanjutan dan keberhasilan proses negosiasi ini.

Sebelumnya kita menyaksikan bagaimana sejumlah delegasi Imarah Islam tidak dapat datang tepat waktu ke pertemuan Abu Dhabi karena blacklist ini dan pertemuan Islamabad juga ditunda karena delegasi tim negosiasi Imarah Islam tidak dapat hadir karena alasan blacklist ini juga, menjadikannya jelas bahwa hambatan dan penundaan seperti itu hanya mempersulit dan menimbulkan hambatan besar untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Imarah Islam – yang dalam pernyataan resminya selalu menekankan penghapusan blacklist ini dan hak untuk bergerak bebas bagi delegasinya – masih menganggap blacklist ini sebagai penghalang terbesar untuk resolusi damai dan penghapusannya sangat penting untuk keberhasilan proses negosiasi yang sedang berlangsung. Dengan harapan bahwa anggota Dewan Keamanan PBB akan mengakhiri hambatan ini untuk menemukan resolusi damai.

 

 

Sumber: alemarahenglish

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *