Imarah Islam: Kami Hanya Berhutang Budi Pada Allah

“Jihad kami tidak terikat pada kemurahan hati negara, lembaga atau kelompok mana pun. Namun, Pertolongan Allah saja sudah cukup bagi Mujahidin.”

— Imarah Islam Afghanistan —

 

Penjajah dan anteknya terus berupaya mengaitkan keberhasilan Imarah Islam dengan pihak lain, menciptakan kesalahpahaman di antara masyarakat tentang Imarah Islam dan melalui berbagai cara, memperpanjang serangkaian kejahatan terhadap rakyat Afghanistan. Namun, masyarakat Afghanistan sangat mengenal Mujahidin; mereka sendiri telah menyaksikan karakter saleh mereka. Sekarang jelas bahwa propaganda melawan Mujahidin adalah salah satu upaya perlawanan terakhir mereka yang sudah lelah dan kalah.

Rumor dan berita bohong berusaha disebarkan bahwa beberapa negara tetangga telah memberikan bantuan militer dan keuangan kepada Mujahidin. Melalui tuduhan tak berdasar dan teori konspirasi yang agak lucu, mereka berupaya mengalihkan perhatian publik dengan isu lain sehingga menutupi kegagalan militer dan politiknya.

Baca juga:

Selama delapan belas tahun Jihad yang diberkahi Allah, Mujahidin telah mencapai banyak kemajuan penting di seluruh Afghanistan, menyebabkan kerugian besar bagi musuh. Akibatnya, musuh berusaha untuk menghubungkan kemenangan ini dengan upaya pihak lain – misalnya, berita bohong yang mengklaim bahwa tentara dan pasukan komando dari negara tetangga bertempur bersama Mujahidin.

Semua pujian adalah karena Allah bahwa di bawah kepemimpinan Imarah Islam, jihad dan perlawanan rakyat Afghanistan telah berjalan menuju kemenangan penuh. Jihad kami tidak terikat pada kemurahan hati negara, lembaga atau kelompok mana pun. Namun, Pertolongan Allah saja sudah cukup bagi Mujahidin.

Tidak ada negara yang menyediakan bantuan militer atau keuangan untuk Imarah Islam. Ini hanya tuduhan tanpa bukti. Namun, memang benar bahwa Imarah Islam memiliki hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga dan lainnya. Mereka telah berpartisipasi dalam berbagai konferensi dan pertemuan dan mempresentasikan sikapnya di hadapan dunia. Dari hubungan semacam itu, jelas tidak dapat disimpulkan bahwa Taliban tunduk pada negara, lembaga atau kelompok manapun. Seharusnya telah jelas bagi dunia bahwa Taliban independen dan tidak memerlukan bantuan dari orang lain.

Baca juga:

Imarah Islam sedang berupaya melalui berbagai cara yang mungkin untuk membebaskan Afghanistan (dari penjajah) dan menerapkan Syariah di dalamnya. Selain melakukan perjuangan bersenjata skala besar, Imarah juga melibatkan musuh secara politis.

Penjajah dan anteknya dapat mencoba untuk menodai citra Mujahidin sesuka mereka, mereka dapat mencoba untuk menyesatkan publik dengan menyatakan bahwa hubungan diplomatik Emirat Islam dengan negara-negara asing diisukan sebagai bantuan militer. Tetapi publik pasti menyadari berita bohong tersebut. Kegagalan upaya propaganda tersebut telah mengecewakan antek penjajah dan akan menjadi sarana kekecewaan lebih lanjut di masa depan juga, insyaa Allah.

 

 

Sumber:   alemarahenglish

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *