HTS Bongkar Peran Rusia dan ISIS Dalam Serangan Idlib

HTS, salah satu organisasi Jihad di Suriah, baru-baru ini merilis sebuah pernyataan resmi seputar penyerangan Rusia di Idlib. Serangan tersebut berupa bom dan Rusia tidak mau mengakuinya. Berikut pernyataannya:

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, shalawat dan salam kepada Rasulullah ﷺ, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du:

Kami telah bekerja keras terus-menerus untuk menyingkap pihak yang melakukan pemboman di Idlib pada hari Senin, 13 Jumadil Akhirah 1440 H, yang bertepatan dengan 18 Februari 2019. Pemboman tersebut menyebabkan korban tewas lebih dari 17 orang dan melukai puluhan lainnya, sebagian besar adalah kelompok pertahanan sipil. Para petugas bersegera menyelamatkan para korban tewas maupun yang luka-luka.

Selama penyelidikan, pelacakan bukti dan pemantauan kamera menyatakan bahwa ada keterlibatan secara langsung dari markas militer tentara Rusia di bandara Hmeimim. Bukti keterlibatan tentara Rusia tersebut ialah ditangkapnya pihak yang melakukan kejahatan tersebut, dan dua mobil penuh bom disita. Dua bom mobil tersebut rencananya akan diledakkan di Kawasan lingkungan penduduk dan daerah yang telah dibebaskan oleh para Mujahidin.

Baca juga:

Sementara itu di sisi lain; Hampir setahun yang lalu, seluruh upaya rezim dan Rusia gagal karena bocornya sejumlah besar anggota IS (khawarij) ke daerah-daerah yang telah dibebaskan oleh para Mujahidin. Mereka mengacaukan keamanan dan menyebabkan kekacauan di sana. Dan Allah telah membimbing kami untuk melakukan operasi keamanan untuk menggagalkan puluhan rencana operasi mereka, bahkan menangkap ratusan orang dari mereka.

Terlebih dari kedua hal di atas, para penjajah Rusia ingin menyembunyikan bukti keterlibatan mereka, sehingga mereka membunuh para anggotanya karena takut menyebarkan lebih banyak fakta tentang keterlibatan mereka dalam tindak kriminal terhadap rakyat dan masyarakat umum. Mereka kemudian mejebol penjara pusat di Idlib untuk membuat kesan seolah-oleh kerusakan yang terjadi diakibatkan oleh para pemimpin tahanan yang jebol dan para khawarij.

Mereka kemudian membantu para tahanan yang selamat untuk kabur dari pengadilan. Namun, elemen keamanan dapat menangkap sebagian besar buronan dan mengejar sisanya, dengan izin Allah. Para penjajah Rusia hampir-hampir kalah karena pemboman mereka terhadap penjara. Sampai-sampai mereka melakukan pembantaian dan penembakan secara biadab di Idlib.

Kami selaku HTS secara langsung meminta pasukan penjajah Rusia untuk bertanggung jawab atas pembunuhan para tahanan, serta pembunuhan keluarga-keluarga kami di kota yang mereka bombardir setiap hari. Kami mengatakan kepada mereka dan kepada antek-anteknya dari rezim, bahwa perang kami melawan kebatilan akan terus berlanjut.

Kami tidak akan melemahkan tekad kami meskipun kalian meningkatkan kriminalitas dan ketidak adilan kalian kepada wilayah-wilayah yang telah kami bebaskan. Kami telah memotivasi anak-anak kami Mujahidin untuk meningkatkan kesiapan Iman maupun militer, agar kelak mereka dapat membalaskan kekejaman tentara Rusia tersebut dan mengatasi segala upaya yang dapat merusak keamanan di muka bumi.

Baca juga:

Jihad dan pertempuran hanyalah salah satu alat di antara banyak alat yang ada untuk menjaga keluarga kita dan merealisasikan maqashid  dari agama kita yang lurus. Tetapi, kami tidak menutup cara-cara lainnya selama masih dalam koridor syar’i, mungkin dapat menyelamatkan umat dari peperangan dan kehancuran. Pada periode sebelumnya, kesempatn untuk mengelola wilayah yang dibebaskan oleh para Mujahidin dilakukan oleh Yayasan-yayasan di sana. Bahkan, eskalasi meiliter ini akan berlalu tanpa arti. Dan orang-orang yang zhalim akan mengetahui siapakah yang kalah.

Kami mengingatkan kepada para saudara kami di wilayah-wilayah yang telah dibebaskan oleh Mujahidin tentang satu perkara yang telah lama mereka ketahui. Yaitu tidak ada solusi terhadap pasukan Rusia, Asad, dan milisi-milisi Iran, kecuali konfrontasi langsung dengan mereka. Hanya konfrontasi. Seluruh perjanjian atau konferensi tidak lebih dari kesempatan bagi mereka untuk menghabiskan waktu, sehingga para musuh kita dapat merealisasikan apa yang mereka inginkan terhadap sisa-sisa revolusi kita… oleh karena itu, serangkaian operasi ‘dan menyembuhkan dada orang-orang beriman’ masih berlanjut dan akan memasuki tahap baru, Insya Allah.

 

وَٱللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰٓ أَمْرِهِۦ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya. (Yusuf 12:21)

Shalawat dan salam kita haturkan kepada Rasulullah ﷺ, keluarganya dan para sahabatnya.

Alhamdulillah

6 Rajab 1440 H / 13 Maret 2019

Hai’ah Tahrir al-Syam (HTS).

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *