Imarah Islam Kembali Kuasai Wilayah Barat Afghanistan

Imarah Islam Afghanistan telah mengusir kompi Tentara Nasional Afghan dan pasukan polisi perbatasan sambil melakukan serangan ofensif di distrik Bala Murghab di Afghanistan Barat, provinsi Badghis.

Distrik Bala Murghab, yang berbatasan dengan negara Turkmensitan, telah diperebutkan oleh Taliban selama lebih dari tiga tahun, menurut sebuah studi oleh Long War Journal. Selama dua minggu terakhir, Taliban telah meningkatkan serangan mereka dalam rangka menguasai distrik tersebut. Efeknya berupa bencana bagi pasukan keamanan Afghanistan.

Pada akhir pekan, Taliban memblokir semua jalan menuju Bala Murhgab dan menyerbu 11 pos keamanan. Mereka juga mengalahkan kompi Tentara Nasional Afghanistan yang ditempatkan di sana. Petugas kepolisian mengatakan bahwa serangan balasan telah diluncurkan, dan Taliban berhasil dikalahkan. Namun, selama akhir pekan, Taliban melakukan serangan dengan menekan dan menghancurkan unit Pasukan Perbatasan Afghanistan, cabang dari Tentara Nasional Afghanistan.

Baca juga:

Sekitar 50 dari Pasukan Perbatasan menyerah kepada Taliban, sedangkan 100 lainnya melarikan diri ke Turkmenistan yang berdekatan. Pada akhirnya mereka juga akan diserahkan ke Taliban, kata New York Times.

Setidaknya 44 personil keamanan Afghanistan terbunuh, dan 190 lainnya ditangkap selama pertempuran dalam sepekan terakhir, menurut perhitungan dari New York Times. Enam belas tentara Afghanistan terbunuh dan 40 lainnya ditangkap ketika kompi tersebut dikuasai oleh Taliban.

Saat ini, pejabat Afghanistan memperkirakan tentara yang ditangkap oleh Taliban berjumlah dua kali lipat dari yang diklaim oleh Taliban. Pada Voice of Jihad, Taliban mengeluarkan dua pernyataan yang mengklaim bahwa mereka telah menangkap 72 tentara Afghanistan, sedangkan “Pasukan musuh yang melarikan diri ke sebuah wilayah besar berada di bawah kendali Mujahidin, sementara musuh tersebut dikepung” di pusat distrik tersebut.

Para pejabat Afghanistan mengatakan kepada New York Times bahwa bala bantuan militer tidak memadai, dan Angkatan Udara Afghanistan tidak mau menyerang Taliban karena para pejuangnya beroperasi di wilayah sipil. Para pejabat telah memperingatkan bahwa pusat distrik berada dalam keadaan darurat akan dikuasai oleh Taliban.

Baca juga:

Situasi keamanan di Baghdis menjadi tidak seimbang ke arah (mendukung) Taliban selama beberapa waktu. Empat dari enam distrik di provinsi tersebut diperebutkan oleh Taliban, dan satu berada di bawah kendali Taliban.

Taliban saat ini berjuang di 205 dari 407 provinsi di Afghanistan (50 %), dan mengendalikan 51 provinsi lainnya (12,5 %) menurut Long War Journal. Taliban secara rutin mampu mengungguli pos-pos keamanan Afghanistan dan mengalahkan unit-unit militer Afghanistan. Militer Afghanistan telah mulai menarik diri dari pos-pos yang terpencil untuk melestarikan pasukannya dan melindungi daerah-daerah yang lebih padat. Strategi ini belum memberikan dampak yang berarti, karena Taliban terus melakukan perlawanan terhadap militer Afghanistan secara efektif.

 

 

Sumber:   Longwarjournal

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *