Satu warga Palestina Gugur dan 63 Lainnya Terluka Akibat Tembakan Israel

Seorang warga Palestina berusia 15 tahun gugur pada Jumat setelah tertembus timah panas Israel di perut selama protes perbatasan di sepanjang perbatasan Gaza, kata kementerian kesehatan di Jalur Gaza.

Delapan warga Palestina lainnya dilaporkan menderita luka tembak dalam bentrokan di sebelah timur Jabalya di Jalur Gaza utara tersebut.

Pekan lalu sekitar 10.500 warga Palestina berkumpul di sepanjang perbatasan timur Kota Gaza, berbaris dan melempar batu. Seorang warga Palestina terluka parah oleh tembakan langsung dan kementerian juga melaporkan bahwa 63 demonstran terluka, beberapa oleh tembakan langsung.

Baca juga:

Tembakan itu terjadi hanya dua pekan pasca peringatan satu tahun Kepulangan dan negosiasi menegangkan antara Israel dan Hamas, yang ditengahi oleh Mesir. Panitia penyelenggara di balik demonstrasi mingguan sepakat untuk membekukan beberapa kegiatannya dan berusaha mencegah pertemuan massa di dekat perbatasan selama pawai Jumat, ketika Mesir menegosiasikan ketenangan jangka panjang.

Anggota komite Talal Abu Zarifa mengatakan kepada Haaretz bahwa panitia memutuskan untuk mendukung upaya mediasi Mesir untuk menerapkan pemahaman antara Israel dan Hamas.

“Kami telah memperjelas pada beberapa kesempatan bahwa intensitas protes akan tergantung pada implementasi dari hasil perjanjian, yang termasuk mengurangi beberapa pembatasan yang diberlakukan Israel terhadap Gaza,” katanya.

Israel memperluas zona penangkapan ikan yang disetujui untuk warga Gaza menjadi 15 mil laut (setara dengan 28,8 kilometer dari garis pantai) dua minggu lalu, jangkauan penangkapan ikan terjauh yang diizinkan di Jalur Gaza sejak penandatanganan Kesepakatan Oslo pada tahun 1993.

Nelayan di Gaza mengatakan kisaran 15 mil itu sebagian, hanya berlaku untuk perairan di bagian selatan Jalur Gaza.

 

Sumber:  haaretz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *