Tanggapan Imarah Islam Mengenai Resolusi Loya Jirga

Tanggapan Imarah Islam Mengenai Resolusi Loya Jirga

Menanggapi resolusi yang dikeluarkan Loya Jirga dalam sebuah konferensi awal Mei ini, juru bicara Imarah Islam mengeluarkan sebuah pernyataan sebagai tanggapan resmi Imarah Islam Afghanistan. Dalam penyataan tersebut Imarah menyatakan bahwa peserta konferensi tersebut sebagaian besar adalah orang yang digaji oleh penjajah dengan uang penjajah maka mereka berusaha untuk membela kepentingan penjajah bukan kepentingan Islam dan rakyat Afghanistan. (Baca artikel terkait:  Taliban Tolak Loya Jirga Karena Memberi Haluan pada Penjajah)

Sebaliknya Imarah menegaskan bahwa apa yang dialkukan Imarah Islam adalah untuk membela kepentingan Islam dan rakyat Afghanistan. Jihad terhadap penjajah asing dan para antek-anteknya akan tetap dilanjutkan sampai para penjajah keluar dan terbuka jalan bagi terbentuknya pemerintahan Islam yang sesungguhnya.

Berikut pernyataan lengkap Imarah Islam yang disampaikan oleh juru bicaranya, Zabihullah Mujahid:

 

Penyataan Juru Bicara Imarah Islam Tentang Rekomendasi Jirga Oleh Setengah Pemerintah Kabul

 

setengah dari pejabat pemerintahan Kabul yang dipimpin oleh Ashraf Ghani mengadakan konferensi yang disebut Loya Jirga (Majelis Besar) yang berakhir hari Jumat (3/4). Sehubungan dengan resolusi yang dikeluarkan kami sampaikan tanggapan sebagai berikut:

1 – Mayoritas peserta konferensi ini adalah orang yang telah bekerja untuk penjajah Amerika di pos senior dan berpangkat rendah atau mendukung, membela dan menerima gaji dari penjajah selama delapan belas tahun terakhir maka resolusi mereka juga merupakan upaya untuk kelangsungan hidup penjajah dan pendukung mereka.

2 – Konferensi tersebut sama sekali tidak merupakan majelis perwakilan rakyat dan bahkan diboikot oleh sebagian besar politisi dan separoh pejabat di Kabul. Oleh karena itu, konferensi ini merupakan lahan untuk menghamburkan uang negara, mengalihkan perhatian masyarakat dari kegagalannya sendiri dan upaya Ashraf Ghani untuk keluar dari isolasi politik.

3 – Sangat disayangkan bahwa tidak seorang pun dari tiga ribu peserta yang berani untuk mengutuk serangan biadab terhadap warga sipil oleh penjajah asing, penggerebekan tengah malam pada warga sipil, pemboman sarana infrastruktur publik dan tempat-tempat ibadah, pembunuhan para manula yang tak berdaya, wanita, dan anak-anak.  Tidak ada pernyataan yang menuntut mengakhiri dan pencegahan krisis ini dengan memberikan tekanan pada penjajah. Ini menunjukkan dengan jelas keperpihakan Jirga (pada penjajah).

Baca juga:

4 – Imarah Islam telah sering membebaskan ratusan tahanan musuh, memberikan perawatan medis dan uang perjalanan, dan baru-baru ini pembebasan lebih dari seratus tahanan di distrik Marghab, Badghis. Kami telah mengambil tindakan ini karena etika Islam dan niat baik dan ini adalah kebijakan kami yang akan kami teruskan ke masa depan, insya Allah.

5 – Kenyataannya saat ini Afghanistan diduduki oleh Amerika. Jihad melawan pendudukan adalah kewajiban individu pada setiap Muslim negeri ini menurut dalil-dalil yang jelas dari Al-Qur’an. Selama pendudukan belum sepenuhnya diberantas dan jalan bagi pembentukan sistem pemerintahan Islam murni belum terbuka, Jihad akan tetap menjadi kewajiban seperti saat ini dan tidak ada yang memiliki kemampuan untuk menghentikan atau menangguhkannya. Ajaran agama Islam yang mulia telah ditetapkan dan didakwahkan, ditafsirkan, dan dijelaskan, dan tidak ada seorang pun yang memiliki hak penafsiran yang menyimpang.

6 – Karena Jihad adalah kewajiban dan puncak ibadah, melaksanakannya di bulan Ramadhan memiliki keutamaan dari bulan-bulan lainnya. Mujahidin Emirat Islam sangat berhati-hati dengan kehidupan masyarakat selama bulan puasa dan bulan-bulan lainnya dan mereka tidak akan dirugikan dalam serangan.

7 – Emirat Islam saat ini sedang menegosiasikan akhir pendudukan dengan pihak Amerika. Setelah mencapai kesepakatan dengan pihak Amerika selama pembicaraan, Imarah Islam memiliki rencana mengadakan dialog dan memecahkan masalah domestik dengan pihak internal.

 

Memberi kesempatan untuk melakukan pembicaraan damai dengan pemerintah Kabul di bawah bayang-bayang pendudukan tidak berguna dan membahayakan cita-cita dan tujuan Jihad.

 

 

Sumber:   alemarah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *