Inilah Jalan Menuju Kedamaian Afghanistan yang Ditawarkan Imarah Islam

Inilah Jalan Menuju Kedamaian Afghanistan Yang Ditawarkan Imarah Islam

Para pejabat AS secara terbuka menyatakan bahwa mereka telah bosan dengan perang Afghanistan dan tidak memiliki energi dan kesabaran untuk terus menuangkan sumber daya manusia dan keuangan ke dalam perang yang sia-sia seperti yang telah mereka lakukan selama delapan belas tahun terakhir.

Di sisi lain, rakyat dan wilayah Afghanistan yang menjadi sasaran invasi para penjajah menginginkan Afghanistan yang bebas, Islami, berdaulat, dan damai sebagai cita-cita terbesar mereka.

Jadi kemana jalan damai harus dilalui untuk tujuan bersama ini? mari kita membedah masalah ini secara logis untuk mencapai tujuan bersama sesuai dengan realitas di lapangan.

Baca juga:

Sudah menjadi rahasia umum bahwa penyebab perang di Afghanistan adalah pendudukan asing. Dari hari pasukan asing di bawah kepemimpinan Amerika Serikat melakukan intervensi di wilayah Afghanistan, rakyat Afghan meluncurkan perjuangan (Jihad) untuk memperoleh kebebasan.

Oleh karena itu, prinsip untuk mengakhiri perang dan membangun perdamaian adalah menghilangkan sebab peperangan. Perdamaian tidak dapat diwujudkan jika penyebabnya (pendudukan/penjajahan) tidak dihilangkan.

Jika kita menggali sejarah, orang akan mengerti bahwa alasan mengapa Afghanistan disebut sebagai kuburan Kekaisaran adalah karena perdamaian tidak pernah diwujudkan di wilayah ini selama penjajah tetap ada. Sejarah secara eksplisit menyatakan bahwa ketika pendudukan bercokol di wilayah ini, maka perang (Jihad) adalah konsekuensi yang mengiringinya.

Jika kita menggali sejarah, orang akan mengerti bahwa alasan mengapa Afghanistan disebut sebagai kuburan Kekaisaran adalah karena perdamaian tidak pernah diwujudkan di wilayah ini selama penjajah tetap ada.

Oleh karena itu, gagasan bahwa pendudukan dan perdamaian bisa hidup berdampingan sama dengan mencampur api dengan air.

Argumen yang disajikan di atas membuktikan bahwa prasyarat untuk mewujudkan perdamaian adalah mengakhiri pendudukan. Jadi, ketika pendudukan berakhir dan perdamaian kemudian menuntut rakyat Afghanistan untuk bersikap lunak, ramah dan memaafkan dengan belajar dari pengalaman bersejarah dan bekerja sama satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama, pemerintahan Islam yang damai.

Baca juga:

Imarah Islam Afghanistan berkomitmen untuk mewujudkan aspirasi rakyat yang beriman dan tertindas ini. Sebagai bagian dari inisiatif logis dan efektif untuk menemukan solusi akhir dari pendudukan, Imarah Islam telah melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat, negosiasi keenam yang baru-baru ini dilakukan di ibukota Qatar, Doha.

Maka seluruh rakyat dan mereka yang menginginkan perdamaian agar mendukung seruan Imarah Islam untuk mengakhiri pendudukan untuk mewujudkan Afghanistan yang damai karena hanya dengan itu satu-satunya jalan menuju perdamaian.

Dipublikasikan pada 03 Mei 2019

 

Sumber:  alemarah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *