Pemimpin Pusat Al-Qaeda Puji Haqqani dan Jaringannya

Pada 10 Mei, cabang media al-Qaeda, as-Sahab, merilis pidato pemimpin Al-Qaeda, Ayman al-Al-Zawahiri, untuk Jalaluddin Haqqani (sekutu awal Usamah bin Laden yang juga bertugas di Imarah Islam Afghanistan). Jaringan Haqqani melawan Amerika dan sekutunya dengan cara melindungi orang-orang al-Qaeda. Selain itu ia juga bekerja sama dengan mereka secara erat di medan jihad Afghanistan.

Taliban mengumumkan meninggalnya Jalaluddin Haqqani pada September 2018. Al-Qaeda merilis pidato sepanjang dua halaman beberapa hari kemudian untuk menghormati Haqqani. Al-Qaeda juga menyebut Haqqani sebagai pejuang yang tangguh dan menggambarkannya sebagai saudara ideologis Usamah bin Laden.

Tetapi pidato tersebut tidak dirilis hingga awal bulan ini, delapan bulan setelah Taliban mengumumkan wafatnya Haqqani, dan as-Sahab menyerbarkan tribut videonya secara online. Al-Zawahiri secara teratur memproduksi pesan audio dan video, jadi belum jelas mengapa ada penundaan. Pidato tersebut diposting di saluran Telegram al-Qaeda, di situs media sosial terafiliasi, dan di situs web as-Sahab.

Pada awal video (yang didedikasikan untuk Haqqani), ia digambarkan sebagai Singa Islam. Dan pada saat itu, as-Sahab menampilkan gambar di bawah ini.

Gambar tersebut menampilkan log as-Sahab dan kantor media dari empat cabang al-Qaeda lainnya; az-Zallaqa (JNIM), al-Andalus Media (AQIM), al-Malahem Media (AQAP), dan al-Kataib Media (as-Shabaab).

Dicantumkannya logo-logo ini dimaksudkan untuk menekankan kohesi tim media internasional al-Qaeda.

Pidato al-Zawahiri disambungkan dengan rekaman lain, termasuk gambar Haqqani dan Syaikh Abdullah Azzam secara berdampingan. Syaikh Abdullah Azzam adalah seorang kawan dekat Haqqani, dan ia memuji komitmennya terhadap jihad.

Menjelang akhir video penghormatan tersebut, al-Zawahiri menghabiskan beberapa menit untuk memuji Haqqani, menggambarkannya sebagai pahlawan dan seorang Syaikh.

Al-Zawahiri juga menyampaikan belasungkawa atas nama seluruh organisasi al-Qaeda kepada Amir Imarah Islam Afghanistan, Hibatullah Akhudzada, dewan Syura tertinggi Taliban, semua petinggi dan mujahidin, termasuk para pejabat dan mujahidin Imarah Islam, serta keluarga Haqqani. Pemimpin al-Qaeda tersebut secara khusus menyebut putra Haqqani, Sirajuddin, yang saati ini menjabat sebagai pemimpin no. 2 Taliban. Al-Zawahiri berdoa kepada Allah untuk memberikan Siraj dengan kenikmatan dan kesabaran. Al-Zawahiri juga menggambarkan Siraj sebagai orang yang unggul.

Al-Qaeda secara khusus menyebut Akhundzada dan Sirajuddin Haqqani sebagai ‘amir kami di Imarah Islam,’ dalam pernyataan tertulis mengenai wafatnya Jalaluddin pada tahun lalu. Pada saat itu, komando umum al-Qaeda mengatakan bahwa Siraj adalah wakil dari Amir Imarah Islam Afghanistan, dan ia tengah menapaki jejak kaki ayahnya.

Dalam video barunya, al-Zawahiri menggambarkan wafatnya Haqqani sebagai ‘kehilangan’ bagi para Mujahidin, terutama para imigran yang bermigrasi ke Pakistan dan Afghanistan untuk berjihad. Peran Haqqani dalam menampung generasi pertama para pejuang Arab selama perang melawan Soviet telah didokumentasikan dengan baik. Di antara para tamu Haqqani adalah beberapa pemimpin awal al-Qaeda, sehingga keputusan al-Zawahiri untuk menyoroti aspek karir Haqqani ini tidak mengejutkan.

Al-Zawahiri juga memuji pengabdian Haqqani untuk jihad dan Imarah Islam Afghanistan. Al-Zawahiri sendiri bergabung dengan Imarah Islam pada pertengahan tahun 1990-an, dan kemudian menjabat sebagai petinggi di sana. Al-Zawahiri menyampaikan pidato dengan memohon kepada Allah agar memberinya kedudukan yang tinggi di sisi-Nya, membersihkan jiwanya dari dosa-dosa, dan menempatkan makamnya di taman-taman surga.

Sebelum al-Zawahiri berbicara, as-Sahab mencantumkan rekaman arsip Haqqani yang sedang duduk di tanah pada saat pertemuan dengan rekan-rekannya. Ia membahas Pertempuran Khost (peristiwa penting di awal 1990-an). Haqqani menjelaskan bagaimana ia dan orang-orangnya berperang melawan kaum atheis dan komunis yang ingin menguasai kota Khost. Akhirnya Haqqani dan orang-orangnya mengepung kota tersebut dan menguasai jalan-jalan di sekitarnya.

Para Mujahidin juga berusaha mencegah pesawat musuh mendarat, dengan cara menargetkan landasan pacu utama. Pada titik tertentu, kata Haqqani, Soviet bahkan keliru menjatuhkan peluru anti-tank yang kemudian menentukan jalannya pertempuran.

Ketika Haqqani menjelaskan strateginya untuk menguasai kota Khost, peta ditampilkan di layar untuk membantu para pemirsa membuat konsep rencana pertempuran.

Pertempuran Khost adalah pertempuran yang sangat sulit, kata Haqqani kepada rekan-rekannya. Mujahidin juga menderita banyak korban. Haqqani sendiri terluka, dan video tersebut mendokumentasikan saat rekan-rekannya membantunya turun dari tanah dengan pincang.

Dalam sebagian kisahnya, Haqqani menjelaskan bagaimana orang-orangnya memperlakukan para tahanan yang tertangkap. Mereka memisahkan para prajurit infanteri dari para komandannya, dan bahkan mengirim beberapa tahanan ke sekolah agama untuk dibenahi aqidahnya.

Pada saat itu, Departemen Luar Negeri AS bersorak atas kemenangan Haqqani melawan pasukan Soviet di Khost pada awal April tahun 1991. The New York Times melaporkan bahwa Soviet masih membantu pasukan Presiden Najibullah di Khost, meskipun mereka telah mengumumkan penarikan diri dari Afghanistan dua tahun sebelumnya. Uni Soviet kemudian runtuh pada tahun yang sama.

Setelah 9/11, Jalaluddin Haqqani kemudian membantu Taliban yang menolak untuk menyerahkan Usamah bin Laden kepada Amerika. Dan hal tersebut kemudian menyebabkan Amerika Serikat berada dalam konflik yang berkepanjangan.

 

 

Sumber:    Longwarjournal

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *