Perang Siber Sebuah Keniscayaan Pertempuran

Perang dunia maya dengan serangan elektronik merupakan perang modern abad ini. Suatu pihak dapat melihat data, mencuri informasi, hingga merugikan musuhnya. Sejarah menunjukkan, bahwa kerugian yang diakibatkan oleh serangan elektronik tidak bisa dianggap remeh, bahkan data yang tercuri akibat serangan elektronik juga sangat banyak jumlahnya. Bagaimana kita sebagai umat Islam menyikapi hal ini?

Serangan elektronik di seluruh dunia terus meningkat. Hampir sebanyak 758 juta serangan di dunia maya terjadi selama kurun waktu tahun 2016. Statistik tersebut dikeluarkan oleh KasperskyLab, dengan rata-rata ada 40 serangan setiap detiknya.

Baca juga:

Serangan-serangan tersebut biasanya menargetkan sejumlah besar lembaga pemerintah maupun komersial yang terkenal. Serangan-serangan elektronik / dunia maya biasanya mengakibatkan kerugian secara signifikan, baik dari kerugian materi, seperti pencurian dana dan layanan tertentu, kerugian informasi, seperti pencurian data pelanggan yang berisi informasi sensitif, hingga pencurian  informasi kartu bank dan kata sandi.

Di sini kami akan mengingatkan tentang 5 serangan dunia maya yang paling terkenal dan paling berbahaya secara global.

  1. Siberia 1982, selama Perang Dingin, CIA menemukan metode elektronik yang mampu menyebabkan ledakan pipa gas alam di Siberia, Uni Soviet. CIA meledakkan pipa gas tersebut dengan meningkatkan jumlah pemompaan di atas langit-langit yang mengakibatkan ledakan besar yang setara dengan 1/7 bom nuklir yang dijatuhkan ke Jepang.
  2. Januari 2014. Korea Utara mendapati bahwa hampir sebanyak 100 juta kartu bank dan 20 juta rekening bank telah diretas dan dicuri oleh seorang anggota staf di Biro Kredit Korea. Pencurian dan peretasan tersebut menyebabkan gangguan besar di negara tersebut, sehingga lebih dari 2 juta orang korea membatalkan kartu bank mereka pada saat yang bersamaan.
  3. Juni 2010. Iran mengalami serangan skala besar yang disebabkan oleh worm Stuxnet, di mana worm tersebut bertujuan untuk menyabotase fungsi sentrifugal yang bertanggungjawab atas proses pengayaan uranium dalam reactor nuklir. Beberapa ahli mengatakan bahwa reaktor Natanz telah beroperasi kembali dua tahun lalu.
  4. Mei 2017. Pada bulan ini terjadi wabah luas yang disebabkan oleh virus WannaCry, sebuah alat yang menargetkan sistem operasi Windows yang mengkodekan informasi pengguna pada perangkat dan meminta uang tebusan untuk mendekripsikan kode tersebut. Lebih dari 200,000 komputer di lebih dari 150 negara telah terinfeksi virus tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai jutaan dolar, bahkan meskipun perusahaan pembuat chip dari Cina menghentikan pekerjaan mereka setelah tersebarnya virus tersebut. Virus tersebut menyebar ke lebih dari 10,000 komputer di perusahaan pembuat chip dari Cina tersebut.
  5. Pada tahun 2013, sebuah situs terkenal, Yahoo, berhasil dijebol dan mengalami pencurian hampir 3 miliar akun pengguna yang berisikan nama, alamat, informasi ban, dan nomor telepon. Serangan online ini dinilai sebagai serangan yang paling menjadi sorotan dalam sejarah karena banyaknya data yang dicuri.

Dampak serangan dunia maya terhadap sumber daya suatu lembaga keuangan, lembaga pemerintah, atau lembaga informatika tak bisa dianggap remeh. Untuk itulah belajar memahami beberapa ilmu informatika, seperti studi tentang jarinan elektronik dan pemrograman. Rasulullah ﷺ bersabda:

المؤمن القوي خير من المؤمن الضعيف، وفي كل خير

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah ﷻ daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan.” (H.R. Muslim)

 

Sumber: Ebaa.news

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *