Ribuan Orang Melayat Pemimpin Afiliasi Al-Qaeda Kashmir

 

Zakir Musa, pemimin mujahidin yang karismatik di Kashmir, telah terbunuh, menurut beberapa laporan. Pasukan India mengatakan bahwa mereka mengepung Musa di sebuah desa di Kashmir Selatan dan akhirnya membunuhnya setelah terjadi baku tembak saat Musa menolak untuk menyerah.

Ribuan pelayat menghadiri pemakaman Musa pada hari itu. Hal itu menunjukkan popularitasnya di kalangan rakyat, serta kemarahan rakyat yang meluas kepada pasukan India.

Musa adalah salah satu mujahid yang paling dicari di India, karena usahanya untuk menyelesaikan permasalahan rakyat. Rakyat tidak puas dengan pemerintahan yang ada, dan ia berusaha menyelesaikan masalah tersebut dengan jihad ala al-Qaeda.

Baca juga:

Di Twitter, Polisi Jammu & Kashmir menganggap tewasnya Musa sebagai ‘kesuksesan besar melawan terorisme.’ Musa telah aktif sekitar enam tahun, atau sejak 2013, dan terlibat dalam sejumlah kegiatan pemberontakan.

Musa memimpin Ansar Ghazwat-ul Hind (AGH), kelompok yang dikaitkan dengan al-Qaeda, didirikan pada tahun 2017. Tewasnya Musa terjadi pada saat kelompok-kelompok rintisan seperti AGH, sedang berusaha untuk memulai kembali perjuangan jihad di Kashmir.

AGH telah bersaing dengan kelompok-kelompok yang didukung oleh Pakistan. AGH juga bersaing dengan ISIS untuk meraih dukungan.

Pada awalnya, Musa adalah anggota Hizbul Mujahidin (HM), yang mendapatkan perlindungan dari Pakistan. Ia adalah kawan dekat dari Burhan Wani, komandan jihad muda yang juga terkenal. Wani terbunuh oleh pasukan India pada tahun 2016, kemudian Musa mengangkat panjinya.

Musa dan sekelompok pendukungnya memisahkan diri dari HM. Ia menganggap bahwa HM adalah boneka Tentara Pakistan dan mengkritik mereka karena tidak mengarah kepada penerapan Syari’ah.

Musa menganggap semua kelompok yang didukung Pakistan, yang berfokus di Kashmir, juga tidak mengarah kepada penerapan Syari’ah. Ia kemudian mengadopsi moto “Shariyat ya Shahadat,” yang berarti “(Penerapan) Syari’at atau mati syahid.” Moto tersebut-lah yang membedakan perjuangannya dari kelompok-kelompok yang disponsori oleh para nasionalis, atau disponsori oleh Pakistan.

Baca juga:

Para pendukung Musa menyambung pesan pertama Musa melalui berbagai gambar yang berhubungan dengan al-Qaeda. Situs-situs media sosial juga membagikan fotonya mengenakan seragam dan jam tangan digital murah, di berbagai wilayah. Media ini adalah amatir, tetapi hasil propaganda Musa ini mendapatkan peningkatan kecil ketika AGH didirikan pada pertengahan 2017.

Kelompok propaganda AGH adalah al-Hurr Media, yang jarang menerbitkan pesan audio maupun pernyataan tertulis. Pesan dari Musa biasanya disertai dengan gambar tak bergerak dari pemimpin AGH tersebut, berdiri dalam posisi formal.

 

Dalam sebuah pesan audio yang dirilis pada 31 Agustus 2017, Musa menekankan bahwa organisasinya menentang adanya orang-orang Amerika di Angkatan Darat dan di Pemerintahan Pakistan. Karena pihak yang bekerja sama dengan Amerika dianggap mengkhianati kaum Muslimin dan para mujahidin yang sedang bertempur di Kashmir. Ia juga menyatakan perang kepada tentara India, polisi yang kafir di Kashmir, serta pemerintah India beserta seluruh pejabatnya.

Baca juga:

Musa menambahkan bahwa ia dan pengikutnya mencintai seluruh kaum Muslimin yang berusaha untuk menyatukan wilayah Afghanistan, Pakistan, India, dan seluruh anak benua, di bawah naungan Islam dan tauhid. AGH didirikan atas tujuan tersebut, mereka bebas dari belenggu pemerintah Pakistan dan para penyembah sapi di India.

Kadang-kadang ada beberapa kebingungan mengenai loyalitas Musa. Misalnya, The New York Times melaporkan bahwa AGH adalah ‘afiliasi dari IS di India,’ namun Musa adalah seorang militant Kashmir pertama yang berjanji setia kepada al-Qaeda.

Tetapi kemudian, di bawah kepemimpinan Musa, AGH tidak memiliki afiliasi apa pun dengan IS. Hal itu adalah bagian dari upaya al-Qaeda untuk menghadirkan jihad di Kashmir tanpa terikat kepada negara Pakistan. Meskipun AGH belum diakui secara publik sebagai bagian dari al-Qaeda, ada berbagai indikasi yang menunjukkan bahwa kelompok tersebut memang merupakan bagian dari jaringan al-Qaeda.

Agenda AGH sendiri juga mencerminkan al-Qaeda di anak benua India (AQIS).

Pada Juni 2017, AQIS mengeluarkan sebuah ‘kode etik’ yang menyerukan seluruh kelompok jihad, termasuk yang beroperasi di Kashmir, untuk melepaskan ketergantungan mereka kepada negara Pakistan.

Baca juga:

AGH merilis pernyataan pendirinya pada bulan berikutnya. Dokumen tersebut kemudian disebarkan oleh Global Islamic Media Front (GIMF), yang menerjemahkan dan membantu al-Qaeda untuk menghasilkan medianya di seluruh dunia. “Setelah syahidnya mujahid Burhan Wani yang sangat heroik, jihad di Kashmir telah memasuki tahap kebangkitan, karena kaum Muslimin di Kashmir telah berkomitmen untuk mengusung panji jihad untuk mengusir penjajahan India yang kejam, melalui jihad dan bantuan dari Allah.. Kita akan membebaskan tanah air kita di Kashmir,” kata pernyataan tersebut.

Pada Agustus 2017, AGH merilis pernyataan sebanyak tiga halaman yang menekankan bahwa AGH adalah organisasi yang bebas dari pengaruh seluruh agen intelijen. Seperti yang telah dicatat, pesan tersebut sama dengan argument yang diajukan oleh AQIS dalam kode etiknya.

 

Tiga bulan lalu, Musa merilis pesan audio lainnya yang menyatakan bahwa mujahidin perlu membebaskan diri dari cengkraman ‘para pengkhianat yang menikam jihad.’

Al-Hurr Media milik AGH juga meneluarkan pernyataan dari Musa sesekali. Pada November 2018, kelompok ini mengeluarkan ‘Pedoman Keamanan untuk Mujahidin di Kashmir.’ Para pengikutnya diberitahu bahwa ‘kerahasiaan’ adalah prinsip paling penting, dan informasi hanya boleh dibagi berdasarkan kebutuhan.

Para mujahidin seharusnya tidak bergantung pada bantuan warga sipil dalam hal persembunyian. Para mujahidin harus membatasi gerakan mereka sebanyak mungkin, menjauh dari daerah pemukiman, menggunakan ponsel dengan hemat, dan berkomunikasi melalui aplikasi terenkripsi.

Pada Desember 2018, al-Hurr memproduksi sebuah video pendek untuk memperingati para syuhada. Dalam pekan-pekan yang akan datang, kemungkinan al-Hurr akan mengeluarkan video yang memperingati kesyahidan Musa. Mungkin al-Qaeda juga akan mengeluarkan video yang sama.

 

 

Sumber:  Longwarjournal

 

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *