Milisi Syiah Makin Bangkrut di Suriah

Milisi Syiah Makin Bangkrut di Suriah

Liwa al-Quds, sebuah milisi yang pro terhadap rezim Syi’ah Assad telah melaporkan bahwa pasukannya menderita kerugian dalam jumlah besar dalam pertempuran yang terjadi akhir-akhir ini di provinsi Hama, Suriah. Milisi Liwa al-Quds mayoritas terdiri dari warga Palestina. Mereka menderita kerugian dalam hal korban jiwa.

Menurut halaman Facebook dari kelompok milisi tersebut, mereka telah kehilangan sekitar 20 orang pasukan dalam pertempuran di wilayah Hama Utara dalam beberapa pekan terakhir. Setelah menyebutkan nama-nama pasukan mereka yang terbunuh, Liwa al-Quds bersumpah bahwa mereka akan “melanjutkan perjalanan mereka dan meneruskan langkah mereka sampai mereka benar-benar membersihkan tanah air mereka dari kotoran ‘terorisme’.”

Awal bulan lalu, rezim Assad dan sekutunya melakukan serangan di Hama Utara dekat perbatasan dengan provinsi Idlib yang dikuasai oleh pasukan oposisi. Beberapa kota di Hama Utara menjadi pusat pertempuran sengit sejak saat itu, karena milisi rezim telah berganti pasukan beberapa kali.

Baca juga:

Berdasarkan angka kematian, nampaknya Liwa al-Quds menderita korban dengan jumlah besar dalam pertempuran kali ini. Jumlah korban yang besar juga diderita oleh pasukan Hezbollah Lebanon.

Hal ini seharusnya bukan hal yang mengejutkan, karena milisi Liwa al-Quds berada di garis depan pertempuran di beberapa medan, seperti di Aleppo, Deir al-Zour, dan dekat kota kuno Palmyra.

Liwa al-Quds menyebut dirinya sebagai Tentara Arab Suriah Fedayeen, mereka merupakan kelompok militan Palestina yang pro-Syi’ah (meskipun mengaku sebagai Sunni). Mereka telah beroperasi secara terbuka sebagai pasukan tambahan untuk pasukan pro-rezim di Suriah sejak 2013 lalu.

Baca juga:

Kelompok milisi ini juga menjadi kelompok favorit pasukan Rusia di Suriah. Perwira Rusia telah memberikan beberapa medali penghargaan kepada komandan kelompok tersebut. Di saat yang sama pasukan Rusia juga telah melekat dengan milisi tersebut dalam beberapa kesempatan.

Gambar-gambar yang dirilis oleh Liwa al-Quds menunjukkan lebih banyak senjata modern Rusia dalam gudang senjata mereka. Hal ini menunjukkan bahwa Rusia secara langsung telah mempersenjatai pasukan Liwa al-Quds. Tentara dan para kontraktor Rusia juga melatih pasukan Liwa al-Quds.

Sumber:    longwarjournal

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *