Meski Dibantu Rusia Lewat Darat dan Udara, Nushairiyah Gagal di Utara Suriah

 

Meski Dibantu Rusia Lewat Darat dan Udara, Nushairiyah Gagal di Utara Suriah

Seiring dengan meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah Utara Suriah, faksi-faksi Mujahidin semakin mendapatkan keuntungan dalam beberapa hari terakhir, dan telah mampu mengubah jalannya pertempuran dengan menggunakan taktik baru. Selama bulan suci Ramadhan, pasukan rezim Nushairiyah melancarkan serangan di beberapa wilayah dan gagal pada upaya serangan kedua mereka. Akibat dari kegagalan serangan mereka, ratusan korban dari kalangan pasukan Nushairiyah bergelimpangan. Selain itu, Mujahidin berhasil menghancurkan kendaraan militer mereka.

Ini adalah permulaan dari sebuah perang yang disebut dengan perang, ‘al-Mu’tashim billah al-Madani,’ serta perang, ‘kalahkan para penjajah’. Perang tersebut kemudian membesar dan menjadi satu di bawah nama perang ‘Kemenangan yang nyata’. Selama 24 jam terakhir dari perang tersebut, pasukan rezim yang tewas sudah mencapai angka 100 orang.

Jaisyul Izzah menghancurkan empat tank pasukan rezim Nushairiyah:

Ketika pasukan rezim masih hidup pada hari Sabtu 8/6, mereka hidup di bawah kondisi yang sulit. Mereka telah kehilangan puluhan orang dari pasukan mereka, baik berupa korban tewas maupun korban luka. Pada hari itu juga mereka telah kehilangan empat tank mereka di tangan Mujahidin Jaisyul Izzah yang beraksi di bawah ruang operasi ‘Kemenangan yang nyata.’

Kekalahan musuh tersebut terjadi ketika Mujahidin berusaha membebaskan kota Kafr Houd di pedesaan Hama Utara. Pembebasan terjadi setelah Mujahidin menyerang kota tersebut dengan rudal ‘M.D.’ yang membunuh lebih dari 15 pasukan rezim Nushairiyah. Jumlah tersebut berkembang menjadi 30 orang setelah pertempuran reda.

 

Hai’ah Tahrir al-Syam menghancurkan kendaraan yang penuh dengan pasukan rezim, dan menangkap sisanya di pedesaan Hama:

Mujahidin Hai’ah Tahrir al-Syam juga menewaskan sekitar 10 orang pasukan rezim Nushairiyah dan milisi Rusia ketika mereka menargetkan sebuah mobil tipe van dengan peluru 23 mm dan 14,5 mm. Peluru tersebut menyebabkan mobil tersebut terbakar ketika sedang melintas di desa Jalame di pinggiran utara kota Hama.

Mujahidin HTS juga berhasil menangkap empat orang anggota pasukan rezim Nushairiyah di pusat kota al-Jabin di utara kota Hama, termasuk putera dari kepala detasemen Keamanan Politik di kota Siklipia.

Faksi-faksi Mujahidin dalam operasi ‘Kemenangan yang nyata,’ berhasil menjatuhkan pesawat tempur milik rezim Nushairiyah:

Di darat, pasukan Mujahidin di bawah gabungan operasi ‘Kemenangan yang nyata,’ adapun di udara, pasukan yang sama juga berhasil menjatuhkan pesawat militer milik rezim Nushairiyah. Pesawat tersebut diidentifikasi bertipe ‘L39.’ Hal tersebut mengakibatkan pesawat tersebut mendarat secara paksa di pangkalan udara terdekat di wilayah tersebut.

 

Pasukan gabungan Mujahidin juga berhasil menewaskan serta melukai sejumlah pasukan rezim Nushairiyah ketika mereka menargetkan sebuah mobil ‘pick up,’ dengan senjata ringan dan menengah. Serangan tersebut dilakukan di desa Tal Malh di utara kota Hama. Selain pick up, Mujahidin juga berhasil menghancurkan mobil ‘jeep,’ di desa yang sama.

Bandara militer di kota Hama berada di bawah kendali Mujahidin:

Organisasi Hai’ah Tahrir al-Syam (HTS) mengumumkan bahwa bandara militer di kota Hama telah ditargetkan dengan rudal.

Sebuah sumber mengatakan kepada ebaa.news bahwa penembakan tersebut mengakibatkan kecelakaan helikopter dan gangguan radar bandara, karena rudal juga menghantam landasan pacu utama di bandara. Serangan tersebut dilancarkan selama sehari penuh, kata sumber tersebut.

Dengan segala kerugian yang terjadi, pasukan rezim Nushairiyah membayar sejumlah uang suap kepada para pasukan mereka agar pasukannya mau menetap di rumah-rumah mereka di Suriah. Karena sesungguhnya mereka takut akan kematian atau terluka, atau tertawan di tangan Mujahidin jika mereka bertempur di garis depan.

Para pengamat percaya bahwa gabungan faksi-faksi Mujahidin telah membuktikan ketabahan dan keteguhan mereka yang sudah melegenda. Mereka telah menghadapi kampanye militer sengit yang didukung dari darat dan udara oleh pasukan penjajah Rusia, namun Mujahidin berhasil menyingkirkan kedua pasukan tersebut.

Mujahidin juga memiliki kemampuan untuk bermanuver dan menaklukkan wilayah lain yang sedang diserang oleh pasukan rezim Nushairiyah. Terjadinya pertempuran yang terus menerus mengakibatkan ratusan orang tewas dan terluka, puluhan kendaraan rusak, serta dua pesawat rusak parah sejak awal pertempuran.

 

 

Sumber:   Ebaa.news

Tags:,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *