About Us

Seraa Media adalah sebuah outlet media yang mendedikasikan diri untuk menyediakan pelaporan dan analisis yang orisinal dan akurat seputar konflik (الصراع) yang timbul dalam konteks Global War on Terror (Perang Global Melawan Terorisme). Sebagaimana diketahui, sejak dicanangkannya perang tersebut oleh pihak Barat, dunia ‘dipaksa’ untuk terpisah menjadi dua kutub (bipolar). “Every nation, in every region, now has a decision to make. Either you are with us, or you are with the terrorists,” demikian kata Presiden Amerika Serikat ketika itu (VoA, 21/9/2001), yang terjemahan maknanya: ‘Setiap bangsa, di setiap wilayah, sekarang harus bisa memutuskan. Apakah kalian bersama kami, ataukah bersama teroris.”

Banyak media mainstream selama ini yang kurang memberikan porsi yang memadai dan seimbang terkait sudut pandang dalam memandang persoalan terorisme dari kedua belah kubu yang berkonflik. Narasi yang lebih banyak mewarnai media berasal dari pihak yang lebih dominan secara kekuatan politik, militer, publisitas, dan finansial. Karena itu, website ini menyajikan kajian dan analisis pembanding dari sudut pandang alternatif, tanpa harus kehilangan objektivitas dan akurasi ilmiahnya.

Seraa Media merupakan proyek inisiatif yang bersifat independen dan nonprofit, yang dirintis dan dijalankan oleh sejumlah pemerhati konflik global yang memiliki latar belakang akademik. Muatannya bisa dikelompokkan ke dalam tiga kategori tema, yaitu jihad global (global jihad), kontraterorisme (CT), dan ulasan (review). Seraa Media berkomitmen untuk bisa mengusahakan pembaruan (update) informasi yang bisa hadir setiap hari.

Secara garis besar, tulisan yang ada pada website Seraa Media berasal dari sumber-sumber terbuka (open sources). Rujukan setiap tulisan disertakan agar bisa bisa dirujuk langsung ke sumber primernya. Hanya saja, saat ini banyak dari sumber materi tulisan yang ada selama ini hanya diakses oleh kalangan terbatas atau sejumlah spesialis seperti peneliti dan pengamat. Oleh sebab itu, Seraa Media hadir untuk memperluas spektrum informasi; yang semula hanya diakses secara eksklusif, menjadi tersedia bagi khalayak luas dalam bahasa Indonesia.